TVRINews, Makassar
Yandri Susanto dorong pembentukan 'Desa Tematik' untuk tingkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mendorong desa-desa di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk naik kelas ke kancah global. Ia menargetkan berbagai produk lokal unggulan dari desa-desa di Sulsel mampu menembus pasar ekspor ke 59 negara di dunia.
Hal tersebut ditegaskan Mendes Yandri saat memberikan arahan dalam Apel Siaga yang dihadiri seluruh Kepala Desa se-Sulawesi Selatan di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu, 13 Mei 2026.
"Saya kemarin sudah membuat kesepakatan bahwa kita akan mengekspor produk desa ke-59 negara. Jadi, Kepala Desa se-Sulawesi Selatan bisa mulai membentuk desa-desa tematik," ujar Yandri, dikutip Kamis, 16 Mei 2026.
Menurut Yandri, komitmen dan pengawalan serius dari setiap kepala desa menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Pemberdayaan dan pendampingan terhadap masyarakat serta pelaku ekonomi di tingkat desa harus terus ditingkatkan agar produksi lokal memiliki daya saing tinggi.
Ia mencontohkan, dari ribuan desa di Sulsel, potensi komoditas seperti sereh bisa menjadi produk unggulan yang dikelola secara fokus untuk memenuhi permintaan pasar internasional selain kebutuhan lokal.
"Biar rakyat di desa itu sejahtera, produksinya meningkat, dan produk lokal Sulawesi Selatan mendunia. Di Kementerian Desa, kami memiliki program 'Desa Ekspor' untuk mendukung hal ini," paparnya.
Standar Internasional dan Asta Cita
Lebih lanjut, Yandri mengingatkan bahwa menembus pasar global menuntut standar kualitas yang ketat. Oleh karena itu, para kepala desa diminta segera memetakan potensi komoditas unggulan masing-masing, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, maupun kerajinan tangan.
Program ini, lanjut Yandri, selaras dengan visi Asta Cita ke-6 Pemerintah, yaitu membangun dari desa. Tujuannya adalah mengubah paradigma desa dari sekadar objek pembangunan menjadi subjek atau pemeran utama ekonomi nasional.
Bawa Pembeli Langsung ke Desa
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat, Mendes Yandri berjanji akan kembali berkunjung ke Sulawesi Selatan dengan membawa pihak pembeli (buyer) internasional.
"Tadi saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, saya akan datang kembali ke sini membawa buyer-nya, membawa pembelinya, untuk kita teken kontrak langsung dengan kepala desa," pungkas Yandri.
Agenda Apel Siaga ini turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, Inspektorat Jenderal Kemendes PDT Masyhudi, serta sejumlah pejabat daerah terkait.










