TVRINews, Jakarta
Dunia politik Indonesia berduka. Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat dini hari, 10 Juli 2026 pukul 03.20 WIB di Jakarta.
Kabar wafatnya mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2019–2024 tersebut mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sehari sebelumnya almarhum masih menjalankan aktivitas kedinasan bersama Fraksi Partai NasDem di Kompleks Parlemen, Senayan.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, mengungkapkan tidak ada tanda-tanda yang mengarah pada kondisi tersebut saat pertemuan berlangsung.
"Beliau masih hadir dalam diskusi fraksi kemarin siang di DPR RI. Karena itu, kabar ini benar-benar mengejutkan kami semua," ujar Hermawi Taslim, Jumat, 10 Juli 2026.
Menurut Hermawi, jenazah Rachmat Gobel disemayamkan di rumah duka di kawasan Jalan Prof. Dr. Soepomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Setelah prosesi penghormatan terakhir, jenazah akan diberangkatkan ke Gorontalo untuk dimakamkan.
"Pemakaman akan dilaksanakan di Gorontalo sesuai rencana keluarga," katanya.
Ucapan belasungkawa turut disampaikan Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya. Ia mengajak seluruh kader dan masyarakat mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Partai NasDem menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya H. Rachmat Gobel. Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Willy.
Rachmat Gobel meninggalkan seorang istri, Retno Damayanti, dua orang anak, serta cucu-cucu yang menjadi bagian dari keluarga besarnya.
Selain dikenal sebagai tokoh dunia usaha, Rachmat Gobel juga memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan dan politik. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada Kabinet Kerja tahun 2014–2015.
Di parlemen, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 2019–2024 sebelum kembali bertugas sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.
Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan bagi dunia politik nasional, khususnya bagi Partai NasDem dan masyarakat Gorontalo yang selama ini menjadi daerah perjuangannya.










