TVRINews, Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyelenggarakan Bazaar Gerakan Pangan Murah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 TVRI, Rabu, 2 September 2026. Acara ini digelar di Halaman Kantor TVRI Pusat, Jakarta dan berlangsung serentak di 30 stasiun TVRI di seluruh Indonesia.
Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, mengatakan kehadiran TVRI dalam kegiatan pangan murah tidak sebatas melakukan peliputan. Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI juga memiliki tanggung jawab untuk melihat dan menyampaikan dampak program pemerintah terhadap masyarakat.
"Hadir bukan hanya untuk meliput kegiatan tapi hadir untuk bisa menangkap bagaimana kegiatan ini berdampak kepada masyarakat. Jadi saya rasa ini menjadi tugas TVRI sebagai lembaga penyiaran publik untuk memberitakan kabar baik, inisiatif program pemerintah yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan mengamplifikasikan berita ini ke seluruh negeri," kata Fiki saat ditemui tvrinews.com, Rabu, 2 September 2026.
Fiki mengatakan TVRI akan terus mendukung penyebarluasan informasi mengenai berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk program pangan murah yang diselenggarakan Bapanas.
"Kita berharap bekerjasama dengan Bapanas bukan hanya berhenti dari event per event di lingkungan TVRI saja, tapi bahkan di setiap kegiatan Bapanas, pasar-pasar murah jenis ini," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, mengatakan Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan informasi sekaligus memastikan masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan pangan.
"Ini juga bagian-bagian upaya aja dari pemberitaan publikasi ke media untuk menenangkan masyarakat bahwa pemerintah hari ini menjamin, menjaga kebutuhan pangan kita cukup tersedia dan tentunya masyarakat tidak perlu khawatir Karena seluruh titik di negara kita, di provinsi, kabupaten/kota," ucapnya.
Menurut Maino, pemerintah melalui Perum Bulog dan jaringan pelaksana kegiatan pangan murah siap hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahan pangan tersedia dengan harga terjangkau.
Gerakan Pangan Murah menyediakan berbagai bahan pokok guna mencukupi kebutuhan masyarakat mulai dari beras, daging sapi, daging ayam, telur, minyak goreng, gula pasir, bawang merah dan bawang putih, cabai, hingga berbagai jenis sayuran.
Maino mengatakan komoditas tersebut menjadi perhatian pemerintah karena harganya rentan mengalami gejolak dan dapat berdampak terhadap inflasi.
"Tentu itu komoditas-komoditas yang selama ini sering terjadi gejolak, terjadi inflasi. Karena tugas pemerintah menjaga inflasi, jadi tentunya harapan kami hal ini akan semakin masif dilakukan di seluruh dinas, di provinsi, kabupaten/kota," pungkasnya.









