TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono berharap kegiatan kemanusiaan dan diplomasi dalam Satgas Terpadu Port Visit 2026 dapat mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelepasan satgas di Dermaga 106 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin 14 September 2026.
Satgas diberangkatkan menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dengan tujuan Vanuatu, Fiji, Solomon, dan Papua New Guinea. Pelayaran dijadwalkan berlangsung sekitar 60 hari, mulai 14 September hingga 12 November 2026.
“Pada hari ini saya menghadiri kegiatan pelepasan kapal dr. Wahidin Sudirohusodo-991 yang akan melakukan misi kesehatan, misi kemanusiaan, dan misi diplomasi ke negara-negara Pasifik Selatan,” kata Agus Jabo seusai acara pelepasan.
Agus Jabo berharap kegiatan kemanusiaan yang dilakukan selama kunjungan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. According to him, the activity serves as an opportunity for Indonesia to build stronger ties with partner nations.

“Mudah-mudahan kegiatan kemanusiaan tersebut bisa sesuai dengan apa yang ditargetkan dan negara kita sebagai negara besar bisa membantu merangkul negara-negara sahabat yang lain,” ujarnya.
Ia berharap hubungan yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat ikut mendorong terciptanya keamanan dan perdamaian dunia. “Supaya dunia ini menjadi dunia yang aman, penuh perdamaian abadi,” kata Agus Jabo.
Sementara itu, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago yang memimpin pelepasan mengatakan, misi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertahanan, tetapi juga diplomasi dan kemanusiaan. Kehadiran KRI di negara tujuan menjadi bagian dari forum diplomasi Indonesia.
“Di Pasifik Selatan juga perlu mendapat sentuhan kemanusiaan oleh kita. Dan yang kedua adalah tugas diplomasi,” ujar Djamari.
Selama pelayaran, Satgas Port Visit 2026 akan melaksanakan sejumlah kegiatan di negara tujuan, seperti kunjungan kehormatan kepada pejabat setempat, bakti sosial dan kesehatan, pelayanan medis umum dan gigi, penyerahan 1.000 paket bantuan bahan natura, penanaman 800 bibit kelapa, serta renovasi fasilitas ibadah.
Kegiatan lainnya meliputi open ship, diplomatic reception, pertukaran budaya, dan olahraga bersama. Selain empat negara Pasifik Selatan, Satgas juga akan melakukan kegiatan sosial di Wanam, Papua Selatan, dalam rangkaian pelayarannya.
Satgas Port Visit 2026 dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan KRI WSH-991. Sebanyak 318 personel dari TNI, Polri, kementerian/lembaga, relawan, jurnalis, dan mahasiswa terlibat dalam pelayaran tersebut.
Menutup keterangannya, Agus Jabo menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan misi tersebut. “Maju terus TNI, mari kita junjung tinggi kemanusiaan, perdamaian abadi seluruh umat manusia di dunia,” tuturnya.










