TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Adela Kanasya Adies, mendukung penguatan program kepemudaan dan olahraga dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun Anggaran 2027.
Adela menyampaikan dukungan tersebut dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Kemenpora pada Senin (31/8/2026). Ia menilai peningkatan anggaran kepemudaan dari pagu 2026 patut diapresiasi, terutama karena terdapat rangkaian program menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028.
“Kita tentu mendukung penguatan anggaran kepemudaan. Yang penting, anggaran ini harus memberikan dampak nyata bagi pemuda di seluruh Indonesia, bukan hanya terpusat pada kegiatan tertentu, atau terfokus pada kegiatan seremonial” ujar Adela, dalam keterangan yang diterima Kamis, 3 September 2026.
Adela menegaskan, Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar mendukung komitmen Kemenpora dalam meningkatkan kualitas pemuda dan prestasi olahraga Indonesia. Menurutnya, dukungan tersebut perlu disertai akuntabilitas, pemerataan, transparansi, dan kebermanfaatan.
“Harapan kita, RKA Kemenpora 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, pemuda, dan atlet. Ukuran keberhasilan anggaran bukan hanya pada besarnya alokasi, tetapi pada seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” pungkas Adela.
Momentum 100 Tahun Sumpah Pemuda
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur I itu juga mendorong Kemenpora menjadikan momentum 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028 sebagai pijakan untuk membangun program kepemudaan yang berkelanjutan.
Adela menilai persiapan menuju satu abad Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas generasi muda sekaligus membangun program yang memberikan dampak dalam jangka panjang.
“Karena itu, berbagai program yang disiapkan Kemenpora menjelang 2028 harus memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar menyelenggarakan rangkaian acara peringatan. Jangan sampai momentum 100 Tahun Sumpah Pemuda hanya menjadi kegiatan seremonial. Harus ada legacy yang dirasakan oleh generasi muda,” ujar Adela.
Program Harus Merata
Adela juga meminta Kemenpora memastikan program kepemudaan menjangkau pemuda di berbagai daerah, tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan atau pusat pemerintahan.
Menurutnya, pemuda di wilayah kepulauan, daerah dengan keterbatasan fasilitas, serta kawasan yang belum memperoleh akses program secara optimal perlu mendapat perhatian.
Untuk memastikan pemerataan, pemerintah dinilai perlu memiliki peta program yang jelas, termasuk jumlah penerima manfaat dan persebarannya di berbagai daerah.
“Harus jelas berapa penerima manfaatnya, tersebar di daerah mana saja, bagaimana kualitas programnya, dan apa hasil yang mereka dapatkan,” kata Adela.










