TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, mewakili Menteri Pertahanan RI, menerima audiensi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu di ruang kerja Wamenhan, Jakarta, Jumat 11 September 2026. Pertemuan tersebut secara khusus membahas langkah strategis penguatan pertahanan wilayah perbatasan dan kepulauan serta pengembangan infrastruktur di Nias Barat.
Dalam pertemuan itu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu memaparkan kondisi geografis daerahnya yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan memiliki sejumlah pulau terluar berpotensi strategis.
"Pemerintah Kabupaten Nias Barat telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan fasilitas TNI. Kami juga memohon dukungan Pemerintah Pusat dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, peningkatan akses jalan, serta penyediaan jaringan kelistrikan di wilayah kepulauan," ujar Eliyunus Waruwu.
Menanggapi paparan tersebut, Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Nias Barat, terutama atas penerimaan masyarakat terhadap kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP).
"Kehadiran satuan TNI tidak hanya berfungsi sebagai sabuk pengaman pertahanan (safety belt), tetapi juga hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat dan mendorong perputaran ekonomi daerah," kata Donny Ermawan Taufanto.
Donny juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia di daerah perbatasan demi keberlanjutan pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Kami mendorong putra-putri terbaik Nias Barat untuk berkontribusi dalam pengabdian kepada negara, baik melalui jalur keprajuritan TNI maupun pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan)," lanjutnya.
Seluruh usulan dan aspirasi yang disampaikan Pemkab Nias Barat dipastikan akan diteruskan kepada Menteri Pertahanan RI sebagai bahan pertimbangan dan tindak lanjut kebijakan nasional.










