TVRINews, Jakarta
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan wacana pendidikan gratis dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi negeri (PTN) perlu melalui kajian menyeluruh, khususnya terkait kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam membiayai program tersebut. Hal tersebut, disampaikan usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2026.
Menurut Puan, pemerintah perlu mempertimbangkan kondisi fiskal nasional di tengah dinamika ekonomi global sebelum mengambil keputusan.
“SD dan SMP kan, SPP sudah gratis. Jadi, ya ke depannya kita lihat dulu dengan situasi global seperti ini dan bagaimana kekuatan APBN, ya kita akan lihat seperti apa,” ujar Puan.
Wacana tersebut sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN). Prabowo menyatakan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga universitas negeri idealnya dapat digratiskan dan akan dibahas lebih lanjut melalui rapat terbatas pemerintah.
Presiden juga menyinggung potensi sumber pendanaan program tersebut, yakni dari pengembalian dana hasil tindak pidana korupsi yang diarahkan kembali untuk kepentingan masyarakat, termasuk sektor pendidikan.
Menanggapi hal itu, Puan menilai setiap kebijakan harus didasarkan pada perhitungan manfaat dan daya dukung keuangan negara agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kita kaji dulu bagaimana manfaatnya dan bagaimana kekuatan daripada APBN,” katanya.
Ia menambahkan, tujuan utama dari setiap kebijakan publik adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara.
“Tentu saja sebesar-besarnya adalah bagaimana itu bermanfaat buat bangsa dan negara,” tutup Puan.
Selain membahas isu pendidikan, Rapat Paripurna DPR RI juga mengesahkan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria, 15 Rancangan Undang-Undang Kabupaten/Kota, serta RUU tentang Kamar Dagang dan Industri sebagai usul inisiatif DPR. Paripurna turut menyetujui perpanjangan waktu pembahasan RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan.










