TVRINews, Bekasi
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) meluncurkan Program Fasilitasi Rumah ASN sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui penyediaan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau.
Program tersebut ditandai dengan peluncuran fasilitas rumah ASN Casa De Prima di kawasan Cikarang Barat dan Cikarang Pusat, Selasa, 19 Mei 2026.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan program tersebut merupakan bagian dari implementasi 15 program aksi Kemenimipas, khususnya dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor perumahan rakyat.
Menurut Agus, penyediaan hunian bagi ASN menjadi salah satu langkah penting untuk menunjang kualitas hidup pegawai sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat membantu ASN memiliki rumah yang nyaman, layak huni, dan terjangkau sehingga dapat menunjang pengabdian serta pelayanan kepada masyarakat,”ujar Agus dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menambahkan, kepemilikan rumah bukan hanya berkaitan dengan aset, tetapi juga memberikan rasa aman dan stabilitas bagi pegawai serta keluarganya.
Program tersebut mendapat respons positif dari para ASN penerima manfaat. Salah seorang pegawai mengaku program itu membantu dirinya memperoleh rumah yang dekat dengan lokasi kerja dan mendukung kebutuhan keluarga.
Menurutnya, tidak semua ASN memiliki tempat tinggal tetap sehingga fasilitas hunian tersebut menjadi kesempatan yang sangat membantu.
Hal serupa disampaikan ASN lainnya yang menilai program rumah ASN mempermudah pegawai mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan strategis.
Penyediaan rumah ASN tersebut disusun berdasarkan aspirasi pegawai yang dihimpun melalui aplikasi Smart Technology, Adaptive, and Responsive Application (STAR) Sinergi. Melalui sistem tersebut, kebutuhan hunian pegawai dipetakan agar penyaluran program lebih tepat sasaran.
Selain menyediakan hunian, proyek Casa De Prima Cikarang juga mengusung konsep pembangunan berkelanjutan. Material bangunan memanfaatkan fly ash bottom ash (FABA) atau limbah hasil pembakaran PLTU yang dikembangkan bersama PT PLN.
Material tersebut diolah menjadi bahan konstruksi oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang.
Pada tahap awal, Casa De Prima Cikarang Barat menyediakan 60 unit rumah, dengan 34 unit di antaranya telah selesai dibangun, serta sembilan unit rumah toko atau ruko.
Sementara itu, pembangunan Casa De Prima Cikarang Pusat dengan total 78 unit rumah dijadwalkan mulai berlangsung pada awal Juni 2026.
Kemenimipas berharap program tersebut dapat menjadi solusi kebutuhan hunian ASN sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungan kementerian.










