TVRINews – Jakarta
Akselerasi Infrastruktur Pelosok Dukung Konektivitas Daerah dan Program Strategis Presiden Prabowo Subianto
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur penyeberangan di berbagai wilayah terpencil Indonesia sepanjang Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen militer dalam mendukung agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan ekonomi dari tingkat pedesaan.
Melalui program unggulan Jembatan Perintis Garuda, institusi militer menargetkan rampungnya 5.000 titik penyeberangan di seluruh penjuru Nusantara sepanjang tahun ini. Hingga kuartal IV/2026, pengerjaan telah direalisasikan di lebih dari 3.000 titik lokasi strategis.
Skema pembangunan menerapkan metode swakelola berbasis kemitraan inklusif, di mana prajurit TNI AD berkolaborasi langsung bersama masyarakat setempat. Pola efisiensi ini terbukti mampu menekan alokasi anggaran operasional hingga di bawah 50 persen jika dibandingkan dengan kalkulasi konstruksi komersial konvensional.
Upaya masif ini selaras dengan arah kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan daerah pinggiran dan ketahanan nasional sebagai pilar utama pembangunan. Aksesibilitas fisik yang memadai dinilai menjadi kunci utama kelancaran distribusi logistik, mobilitas warga, serta penyaluran bantuan sosial hingga ke pelosok.
Di tingkat daerah, pengawasan mutu dan efektivitas proyek dilakukan secara ketat. Inspektur Kodam V/Brawijaya meluncurkan tim pengawasan dan pemeriksaan langsung ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, guna memastikan kelaikan struktur bangunan sesuai standar keamanan yang ditetapkan.
Sementara itu, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, satuan kewilayahan Kodim 0824 tengah menyelesaikan bentang jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 3,5 meter di Desa Gumelar. Fasilitas ini dirancang agar dapat dilintasi kendaraan roda empat sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.
Akselerasi pembangunan juga berlangsung di wilayah barat dan utara Indonesia. Di Pandeglang, Banten, pengerjaan Tahap VII terfokus pada pemenuhan material konstruksi, sedangkan di Mempawah, Kalimantan Barat, TNI AD meresmikan penyeberangan Jembatan Merah Putih guna menjamin akses aman bagi siswa menuju SMPN 3 Sungai Pinyuh.
Adapun di Pamekasan, Madura, pemetaan teknis dilakukan pada jalur rusak yang menghubungkan Desa Jarin dan Baddurih sebagai calon lokasi prioritas berikutnya.
Melalui integrasi program militer dan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto, keterisolasian daerah-daerah rentan diharapkan dapat teratasi secara berkelanjutan demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional dari akar rumput.










