TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Prada Lucky Chepril Saputra Namo akibat penganiayaan yang terjadi di lingkungan militer.
Ia mengungkapkan rasa duka cita yang sangat mendalam bagi keluarga almarhum dan seluruh jajaran TNI.
“Ini adalah musibah yang sangat menyedihkan. Kami turut berduka cita yang sebesar-besarnya atas kehilangan Prada Lucky, seorang prajurit yang telah mengabdi untuk bangsa dan negara,” ujar Budi Gunawan.
Menko Polkam menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah, bukan hanya sebagai masalah hukum, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap keselamatan dan martabat para prajurit.
Baca Juga: Menko Polkam Tegaskan Penanganan Kasus Prada Lucky oleh TNI AD Berjalan Profesional
Pemerintah berkomitmen untuk mengawal proses hukum dengan seadil-adilnya dan memperbaiki sistem pengawasan agar tragedi serupa tidak terulang.
“Kami akan terus mengawal agar keadilan ditegakkan dan memastikan bahwa insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi institusi TNI,” ucapnya.
Budi Gunawan juga menegaskan bahwa Mabes TNI telah menindaklanjuti kasus ini dengan serius, dan seluruh oknum yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Pemerintah berharap agar keluarga almarhum diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Semoga almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kami semua berdoa agar kasus ini segera mendapatkan penyelesaian yang adil dan transparan,” pungkasnya.










