TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah menggelar orientasi program SMA Unggul Garuda Transformasi dan pembekalan Batch 1 Awardee Beasiswa Garuda 2026 di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026 hari ini.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
Selain itu, ia menerangkan jika saat ini terdapat 42 sekolah yang tergabung dalam SMA Unggul Garuda Transformasi. Di mana, nantinya akan bertambah sebanyak empat sekolah baru.

(Foto: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (TVRINews/Nirmala Hanifah))
“Melalui pembekalan ini, kami berharap kualitas sekolah-sekolah Garuda Transformasi terus meningkat sehingga mampu menghasilkan SDM unggul yang siap melanjutkan pendidikan ke kampus-kampus terbaik di dunia maupun perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” ujarnya kepada awak media termasuk tvrinews.com
Menteri Brian juga menuturkan, jika peningkatan mutu sekolah tidak hanya dilakukan melalui pembinaan kepada siswa, tetapi juga melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Di mana, pada perguruan tinggi tersebut akan memberikan pendampingan kepada para guru maupun peserta didik untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pembelajaran.
Selain pembekalan bagi sekolah, Kemdiktisaintek juga melepas 390 penerima Beasiswa Garuda 2026 yang akan melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi terbaik di dunia. Jumlah penerima beasiswa tersebut, kata Brian, akan terus ditingkatkan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami ingin menghasilkan talenta-talenta unggul sesuai arahan Bapak Presiden. Para awardee ini direkrut dari berbagai sekolah terbaik di Indonesia melalui proses seleksi yang ketat, sehingga kami yakin mereka merupakan talenta terbaik bangsa,” katanya.
Brian berharap para penerima beasiswa dapat menimba ilmu dan pengalaman di perguruan tinggi kelas dunia, kemudian kembali untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi di Indonesia.
Menurutnya, para lulusan program tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa, baik sebagai akademisi di perguruan tinggi maupun sebagai tenaga profesional di berbagai sektor industri.
“Kami berharap SDM unggul inilah yang akan menjadi tulang punggung kemajuan Indonesia di masa depan,” ucapnya.
Ke depan, Kemdiktisaintek akan terus memperluas jangkauan Program Garuda, baik dengan menambah jumlah penerima beasiswa untuk studi di luar negeri maupun meningkatkan dukungan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi terbaik di dalam negeri.










