TVRINews, Kupang
Kementerian Sosial melalui Sentra Efata Kupang menyediakan layanan home care bagi lansia dan penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026. Layanan ini menyasar satu kota dan lima kabupaten di daratan Timor, dengan total penerima manfaat mencapai 240 orang.
Melalui program home care ini, petugas dari Sentra Efata Kupang mendatangi langsung para lansia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan di kediaman mereka. Tercatat setiap wilayah mendapatkan alokasi layanan untuk 40 pemerlu manfaat.
Salah satu lansia yang berhasil dijangkau adalah Marselina Masi atau akrab disapa Oma Marselina. Lansia berusia 72 tahun ini diketahui tinggal sebatang kara di Kelurahan Manutapen, RT 006/RW 002, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kondisi rumah Oma Marselina sangat memprihatinkan karena sudah rusak dan tidak layak huni dengan dinding yang hanya terbuat dari kayu serta bambu. Selain keterbatasan ruang tinggal, ia juga mengalami sakit dari bagian pinggang hingga kaki akibat terjatuh beberapa waktu lalu.
Mendengar laporan dari petugas lapangan mengenai kondisi tersebut, Kepala Sentra Efata Kupang, Tota Ocenanna Z. langsung mengambil tindakan cepat dan meminta jajarannya membawa Oma Marselina ke Sentra Efata Kupang.
“Setelah menerima laporan dari petugas lapangan, kami langsung instruksikan agar Oma dibawa ke Sentra untuk mendapatkan layanan dasar dan pemeriksaan kesehatan. Tidak boleh ada lansia yang terlantar,” ujar Tota dalam keterangannya, Rabu 27 Mei 2026.
Petugas di lapangan kemudian melakukan pemeriksaan awal pada bagian kaki Oma Marselina. Lantaran masih terlihat kesakitan dan sulit bergerak secara mandiri, petugas dengan sigap membantu mengevakuasinya ke Sentra Efata Kupang guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Setibanya di lokasi, perawat Sentra Efata Kupang, Sisilia, langsung melakukan pemeriksaan awal dan membawa Oma Marselina ke kamar agar bisa beristirahat dengan nyaman.
Pihak Sentra Efata Kupang telah menyiapkan serangkaian layanan komprehensif mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, rontgen, hingga konsultasi dokter spesialis untuk memeriksa kondisi pinggulnya. Rujukan ke rumah sakit juga disiapkan agar ia mendapat tindakan medis yang optimal.
Tak hanya layanan kesehatan, Kementerian Sosial melalui Sentra Efata Kupang turut menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang meliputi pemenuhan nutrisi, paket sembako, serta perlengkapan tidur yang bersih.
Layanan jemput bola melalui home care ini diharapkan dapat mempermudah para lansia dan disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik, sehingga mereka tidak perlu datang langsung untuk mengakses bantuan sosial dari pemerintah.










