TVRINews, Pangururan
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, mengapresiasi komitmen TVRI sebagai lembaga penyiaran publik dalam menghadirkan tayangan resmi Piala Dunia 2026. Menurutnya, peran aktif TVRI sangat krusial agar masyarakat di berbagai pelosok daerah dapat menikmati pertandingan sepak bola skala internasional tersebut secara lebih luas.
Hal itu disampaikan Lamhot di sela-sela kegiatan nonton bersama (nobar) yang digelarnya di RM Sederhana, Pangururan, Sumatera Utara. Melalui momentum bertajuk pesta bola empat tahunan ini, ia sengaja menghadirkan ruang interaksi publik yang juga bertujuan untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam acara yang diinisiasi oleh Relawan Lamhot Sinaga (Relasi) tersebut, ratusan warga tampak sangat antusias memadati lokasi demi menyaksikan laga sengit antara Spanyol melawan Tanjung Verde.
Lamhot menjelaskan, pertandingan sepak bola berskala dunia memiliki daya tarik yang sangat besar untuk menggerakkan aktivitas masyarakat. Ia menilai, setiap keramaian yang tercipta dari kegiatan positif seperti ini akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi lingkungan sekitar.
“Piala Dunia bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang bagaimana sebuah momentum besar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ada peluang ekonomi yang bisa tumbuh ketika masyarakat berkumpul dan beraktivitas bersama,” ujar Lamhot dalam keterangannya, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurut putra daerah kelahiran Humbang Hasundutan itu, efek domino dari penyelenggaraan olahraga internasional dapat dirasakan nyata hingga ke tingkat lokal. Sektor kuliner, perdagangan, hingga industri kreatif dinilai menjadi ladang peluang baru yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Kegiatan nobar ini pun secara langsung mendorong peningkatan permintaan terhadap berbagai produk lokal milik para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti penjualan makanan ringan dan minuman.
“UMKM menjadi salah satu sektor yang bisa merasakan manfaat dari momentum seperti ini. Perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di pusat kegiatan, tetapi juga dapat menyebar ke lingkungan sekitar,” kata Lamhot.
Lebih lanjut, politisi Golkar yang dikenal sebagai teknokrat itu menegaskan bahwa kemudahan akses menonton yang diberikan oleh TVRI menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman bersama serta memperkuat rasa kebersamaan antarwarga di daerah.
“Olahraga memiliki kemampuan menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, momentum seperti Piala Dunia sebaiknya tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi juga menjadi kesempatan menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi,” ujarnya.
Lamhot berharap kegiatan positif berbasis komunitas seperti ini dapat terus dikembangkan ke depan dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas, sehingga kreativitas warga dan aktivitas ekonomi lokal bisa terus bergerak beriringan.
“Ketika masyarakat bergerak, ekonomi lokal ikut bergerak. Inilah nilai tambah dari sebuah momentum besar seperti Piala Dunia,” ucap Lamhot.










