TVRINews, Jakarta
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga integritas pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari pengelola, kepala sekolah, guru, hingga tenaga pendidik, menjalankan program tersebut secara bersih dan bertanggung jawab.
Gus Ipul menekankan, Sekolah Rakyat sebagai program prioritas nasional harus bebas dari segala bentuk pelanggaran, baik dalam aspek moral maupun tata kelola.
“Saya tidak akan berhenti mengingatkan, ini bukan hanya untuk bapak-ibu sekalian, tapi juga untuk saya sendiri dan seluruh jajaran Kemensos. Jangan ada korupsi, jangan ada penyalahgunaan wewenang, jangan ada kekerasan dalam bentuk apa pun, jangan ada bullying, dan jangan ada intoleransi,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 Mei 2026.
Ia juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan. Menurutnya, tindakan tidak akan ditoleransi apabila sudah terbukti.
“Kalau ada indikasi bullying, kekerasan, atau intoleransi dan terbukti, maka akan langsung kita hentikan,” tegasnya.
Gus Ipul menyebut pengawasan program Sekolah Rakyat dilakukan secara berlapis, baik oleh internal Kementerian Sosial maupun lembaga eksternal seperti BPKP, BPK, kejaksaan, hingga aparat pengawas lainnya.
Ia juga membuka ruang partisipasi publik untuk ikut mengawasi jalannya program tersebut, termasuk melaporkan jika ditemukan dugaan penyimpangan.
“Pengawasan bukan hanya dari pemerintah, tapi juga dari masyarakat. Kita terbuka terhadap setiap laporan,” katanya.
Lebih lanjut, Gus Ipul menekankan bahwa nilai kejujuran dan integritas harus menjadi budaya, bukan sekadar aturan administratif dalam pelaksanaan program.
Ia menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan program yang menyasar masyarakat kurang mampu sehingga harus dijalankan dengan penuh penghormatan dan kehati-hatian.
“Kelompok masyarakat tidak mampu ini harus kita hormati, kita lindungi, bukan disakiti atau dimanfaatkan. Ini bagian dari amanat konstitusi, khususnya Pasal 34 UUD 1945, sekaligus arahan Presiden,” pungkasnya.










