
Foto: Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin (TVRINews/Nirmala Hanifah)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jatinangor
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin menilai jika kegiatan retret kepala daerah gelombang kedua ini merupakan momen luar biasa yang memberikan banyak manfaat, baik secara personal maupun profesional.
Selain itu, ia juga mengaku sangat bersyukur dapat bertemu dan berdiskusi langsung dengan para kepala daerah dari seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.
"Yang luar biasa dari kegiatan ini adalah kesempatan untuk bertemu langsung dengan para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Ada sesi berbagi pengalaman, kita saling bercerita. Dan yang paling utama, melalui pertemuan ini kita bisa saling mengenal dan merasa lebih dekat satu sama lain," ujarnya di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor pada Kamis, 26 Juni 2025
Selain itu, ia mengatakan jika kedekatan tersebut bisa menjadi modal besar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah masing-masing.
Ia menilai, kebiasaan melakukan studi banding mungkin tidak lagi terlalu diperlukan karena komunikasi antarkepala daerah kini bisa dilakukan secara langsung dan informal.
"Kita sudah saling mengenal. Kalau ada program yang bagus di daerah lain, kita tinggal telepon dan saling berbagi. Ini bisa mempercepat inovasi dan pengembangan di masing-masing daerah," jelasnya.
Menurut Cecep, retret yang diikuti sekitar 86 peserta termasuk wakil kepala daerah ini memberikan suasana yang cair dan akrab.
Ia merasa bangga karena sebagai satu-satunya perwakilan dari Jawa Barat, kegiatan Retret Kepala Daerah kedua ini dilaksanakan di wilayahnya.
"Pada awalnya saya lebih banyak memberi ruang kepada kepala daerah lain untuk menyampaikan gagasannya. Tapi di hari terakhir, suasananya sangat cair. Diskusi sampai larut malam, bahkan pagi tadi setelah Subuh, kami senam bersama. Saat sesi penutupan pun, perwakilan kepala daerah yang memberikan sambutan sampai terbata-bata karena ini hari terakhir," ungkapnya.
Cecep juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri Dalam Negeri yang turut mendampingi kegiatan ini sejak awal hingga akhir.
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilanjutkan di masa mendatang karena terbukti dapat mencairkan suasana, mempererat hubungan, dan menyelesaikan potensi miskomunikasi, baik antar daerah maupun antara kepala daerah dan wakilnya.
"Pengalaman saya sendiri, dulu sempat mengalami miskomunikasi dengan kepala daerah saat menjabat sebagai wakil. Dengan kegiatan seperti ini, saya yakin bisa menjadi sarana edukatif yang mempererat hubungan dan mencegah kebuntuan komunikasi," pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
