TVRINews, Jakarta
Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai berlangsung secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengatakan hingga 1 Juni 2026 pukul 24.00 WIB, sebanyak 16 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan kembali ke Indonesia.
Total jemaah yang dipulangkan pada hari pertama mencapai 6.397 orang, terdiri atas 6.333 jemaah dan 64 petugas haji.
“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah haji Indonesia pada hari pertama berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami terus mengawal kepulangan jemaah reguler maupun haji khusus hingga tiba di Tanah Air,”kata Maria dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Juni 2026.
Selain jemaah haji reguler, Kemenhaj juga mencatat sebanyak 5.329 jemaah haji khusus telah kembali ke Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Maria turut memaparkan data pembayaran dam jemaah haji. Berdasarkan rekapitulasi sementara, jumlah jemaah yang telah menunaikan dam mencapai 195.326 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.367 jemaah membayar dam melalui program Adahi, 53.506 jemaah melakukan pembayaran di Tanah Air, dan 6.453 jemaah memilih mengganti dam dengan berpuasa. Adapun jumlah jemaah yang menjalankan haji ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang.
“Kami mengimbau jemaah mengikuti ketentuan resmi pembayaran dam serta menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pengelolaan dam terus kami pastikan berjalan sesuai syariat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,”jelasnya.
Memasuki masa kepulangan, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar mematuhi aturan barang bawaan penerbangan dan tidak membawa barang melebihi batas ketentuan maskapai, termasuk membawa lebih dari satu koper kabin.
Maria menegaskan air zamzam tidak diperbolehkan dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun koper kabin.
“Kami juga menegaskan, air zamzam tidak boleh dimasukkan ke koper bagasi maupun kabin dalam bentuk apa pun. Setiap jemaah akan menerima satu galon air zamzam berisi lima liter di debarkasi masing-masing,” tegasnya.
Selain itu, layanan bus shalawat untuk mobilitas jemaah di Arab Saudi kembali dioperasikan dengan dukungan 458 armada yang melayani 25 rute perjalanan.
Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi kesehatan selama proses kepulangan dengan beristirahat cukup dan tidak memaksakan aktivitas ketika kondisi fisik menurun.
“Semoga seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,”pungkasnya.










