TVRINews, Makassar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan seluruh gaji yang diterimanya selama menjabat sebagai dosen dan menteri kepada anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa, 2 Juni 2026. Bantuan yang diberikan berasal dari gaji Amran selama sekitar tiga tahun sebagai pengajar, termasuk penghasilannya sejak menjadi dosen pada 2013.
Selain itu, Amran juga baru-baru ini menyerahkan beasiswa senilai Rp2 miliar untuk 200 mahasiswa yatim piatu.
“Semoga apa yang dilakukan ini memberi dampak dan manfaat yang cukup besar bagi anak-anak kota yang sedang berjuang di bangku pendidikan,”ujar Amran dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurutnya, jabatan yang dipercayakan oleh masyarakat dan negara harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kerja nyata. Ia pun menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik korupsi dalam bentuk apa pun.
Amran juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar sejumlah program sosial yang telah dirancang dapat segera direalisasikan. Salah satu program yang menjadi cita-citanya ialah pembangunan masjid terbesar di Sulawesi Selatan.
Ia berharap pembangunan sarana ibadah tersebut nantinya dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun keagamaan.
Mentan Amran menilai berbagai kegiatan sosial yang dilakukannya merupakan bentuk pemanfaatan jabatan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk keuntungan pribadi.
“Keberhasilan bukan hanya diukur dari capaian jabatan, tetapi juga dari sejauh mana amanah yang diemban dapat memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan,”pungkasnya.










