TVRINews, London
Paviliun Wonderful Indonesia meraih penghargaan Best Stand Design in Asia dalam ajang World Travel Market (WTM) London 2026 yang berlangsung pada 3-5 November 2026 di ExCeL London, Inggris.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kreativitas Indonesia dalam mempromosikan pariwisata di tengah persaingan industri pariwisata internasional. Paviliun Indonesia berhasil mengungguli 98 booth lainnya dari kawasan Asia.
WTM London 2026 menghadirkan 389 booth dari berbagai kawasan dunia. Eropa dan Mediterania mendominasi dengan 140 booth, disusul Asia sebanyak 99 booth, Amerika 56 booth, Afrika 50 booth, Timur Tengah 27 booth, serta Britania Raya dan Irlandia sebanyak 17 booth.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti daya saing Indonesia dalam mempromosikan pariwisata melalui pendekatan kreatif, inovatif, dan berkarakter.
“Penghargaan Best Stand Design in Asia ini merupakan kebanggaan bagi Indonesia sekaligus pengakuan atas kreativitas dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya menawarkan keindahan alam dan destinasi wisata, tetapi juga kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta pengalaman yang memiliki nilai dan makna bagi wisatawan,” kata Widiyanti menjelaskan dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 6 November 2026.
Widiyanti menambahkan pencapaian tersebut sejalan dengan kampanye Go Beyond Ordinary yang mengajak wisatawan dunia mengenal Indonesia lebih jauh dari sekadar destinasi liburan.
“Melalui Go Beyond Ordinary, kami ingin mengajak wisatawan merasakan pengalaman yang lebih mendalam dan autentik ketika berkunjung ke Indonesia. Pariwisata Indonesia memiliki cerita, identitas, dan keunikan yang tidak dapat ditemukan di tempat lain," ujar Widiyanti.
"Karena itu, kami akan terus memperkuat promosi yang mampu menghadirkan pengalaman sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” tutur Widiyanti menambahkan.
Paviliun Indonesia di WTM London 2026 dirancang sebagai ruang pengalaman imersif yang memadukan keindahan bahari, kekayaan budaya, gastronomi, seni kontemporer, dan kreativitas bangsa.
Mengusung kampanye Go Beyond Ordinary, paviliun seluas 352,75 meter persegi di booth N8-220 tersebut menjadikan kekayaan laut Indonesia sebagai inspirasi utama desain.
Pengunjung tidak hanya disuguhi gambar destinasi, tetapi juga diajak merasakan suasana Indonesia melalui perpaduan visual, aroma, cita rasa, dan suara Nusantara.
Berbagai aktivitas turut dihadirkan untuk memperkenalkan budaya Indonesia, mulai dari pertunjukan seni tradisional, permainan alat musik sasando, hingga aktivitas wellness berbasis aroma minyak atsiri Indonesia.
Salah satu daya tarik Paviliun Wonderful Indonesia tahun ini adalah kolaborasi arsitek Andra Matin dengan seniman kontemporer Mulyana atau yang dikenal sebagai Mang Moel.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penataan ruang yang mengakomodasi 65 co-exhibitor dari 11 provinsi serta lima mitra resmi. Paviliun juga dilengkapi instalasi rajutan berskala besar bertema kehidupan bawah laut yang menjadi daya tarik artistik utama.
Mang Moel merupakan seniman asal Bandung yang berkarya di Yogyakarta. Karya-karyanya telah ditampilkan di berbagai panggung seni internasional, antara lain New York, Los Angeles, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Karyanya juga pernah ditampilkan dalam instalasi etalase rumah mode Hermès.
Melalui teknik rajutan dengan berbagai material, termasuk benang sisa, Mang Moel menghadirkan representasi kehidupan bawah laut yang menggambarkan keindahan sekaligus kerapuhan ekosistem bahari.
Instalasi tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman visual pengunjung, tetapi juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut.
“Kehadiran karya Mang Moel di Paviliun Indonesia menjadi simbol pertemuan antara seni, kreativitas, dan pesan keberlanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa promosi pariwisata dapat dikemas melalui pendekatan lintas sektor yang menghubungkan arsitektur, seni, budaya, dan isu lingkungan,” ucap Widiyanti.
Sebelumnya, Paviliun Wonderful Indonesia juga pernah meraih penghargaan Best Stand Feature dalam WTM London 2019. Saat itu, Indonesia mengusung konsep kapal Phinisi yang dipadukan dengan berbagai unsur budaya Nusantara.
Penghargaan pada 2026 kembali memperkuat upaya Indonesia dalam memperkenalkan kekayaan destinasi, budaya, dan kreativitas nasional kepada pasar pariwisata dunia.










