TVRINews, Tuban
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengatakan tanpa dukungan dan keterlibatan dari seluruh elemen bangsa, target swasembada pangan tidak akan dicapai. Di mana, peran pemerintah daerah hingga tingkat desa sangat penting, termasuk dukungan dari kelompok tani, BUMN, serta aparat keamanan di lapangan.
“Masalah swasembada pangan ini tidak mungkin kita capai tanpa dukungan semua pihak. Mulai dari gubernur, bupati, camat, kepala desa, kelompok tani, hingga BUMN seperti Pupuk Indonesia dan pihak-pihak lain yang mendukung sektor pertanian,” ujar Presiden Prabowo kutip Minggu, 17 Mei 2026.
Lebih lanjut, mantan Menhan ini menuturkan jika TNI-Polri juga ikut berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan, terutama di tingkat lapangan.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga mengapresiasi peran aktif Polri yang dinilainya memberikan dampak nyata.
“Saya melihat peran Polri luar biasa. Ini tentu tidak lepas dari kepemimpinan yang baik. Kalau organisasinya berjalan baik, berarti pemimpinnya juga baik,” katanya.
Presiden Prabowo menuturkan, jika jajaran tim pangan nasional yang dinilainya solid dan kuat. Tim tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kementerian Pertanian hingga lembaga terkait seperti Bulog.
“Saya berterima kasih kepada tim pertanian dan tim pangan yang sangat kuat, dipimpin Menteri Pertanian, Wakil Menteri Pertanian, serta Kepala Badan Bulog dan seluruh pihak terkait,” lanjutnya.
Presiden juga menekankan jati diri TNI dan Polri sebagai bagian dari rakyat. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi hal utama yang harus dijaga oleh aparat.
“TNI kita adalah tentara rakyat, dan Polri adalah polisi rakyat. Kita tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga harus dekat dengan rakyat. Bhayangkara harus menjadi polisi yang benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegas Presiden.
Ia menambahkan, sinergi antarlembaga serta kedekatan aparat dengan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas nasional.










