TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Rumah Sakit Sumber Waras dapat dilakukan pada Agustus mendatang. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi rumah sakit berstandar internasional pertama yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Pramono mengatakan, pembangunan rumah sakit itu segera dimulai setelah alokasi anggarannya dipastikan tersedia.
"Saya berharap Sumber Waras ini mudah-mudahan Agustus sudah mulai groundbreaking karena sekarang anggarannya sudah kita alokasikan," ujar Pramono dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurutnya, meski Pemprov DKI Jakarta saat ini mengelola 31 rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah, belum ada satu pun yang beroperasi dengan standar internasional. Karena itu, pembangunan rumah sakit di lahan seluas sekitar tiga hektare di kawasan RS Sumber Waras diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di ibu kota.
Pramono menjelaskan rumah sakit tersebut nantinya akan dikelola dengan standar internasional melalui kerja sama dengan mitra rumah sakit dari luar negeri.
"Saya bilang ini harus menjadi rumah sakit internasional, dikelola secara internasional. Kita melakukan kerja sama dengan rumah sakit internasional,"jelasnya.
Ia berharap kehadiran rumah sakit bertaraf internasional ini dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat Jakarta. Dengan fasilitas tersebut, warga diharapkan tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan medis berstandar internasional.
"Harapan saya menjadi rumah sakit yang membanggakan bagi warga Jakarta," tandasnya.










