TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menilai kreativitas masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperkuat ketahanan kota sekaligus mendorong Jakarta menjadi kota global yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Menurut Irene, Jakarta Future Festival (JFF) 2026 menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, generasi muda, hingga mitra internasional untuk bersama-sama merancang masa depan kota.

"Kreativitas warga kota Jakarta menjadi modal utama ekosistem collaborative city-making yang menerjemahkan partisipasi warga membentuk ketahanan kota yang berdampak global," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendukung penuh penyelenggaraan JFF 2026 yang digelar pada 4-6 Juni 2026. Festival ini mengusung tema Navigating Resilience dan menjadi wadah untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global menjelang usia lima abad.
Lebih lanjut, Irene mengatakan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam membuka ruang partisipasi masyarakat melalui berbagai aksi kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan kota.
Menurutnya, perpaduan antara kreativitas, budaya, teknologi, dan jejaring global akan memperkuat kapasitas Jakarta untuk terus tumbuh secara berkelanjutan di tengah berbagai tantangan perkotaan.
"Ekonomi kreatif selalu membuka ruang bagi warga kota untuk tetap terhubung dengan aksi-aksi kolaborasi nyata. Ketika kreativitas dipadukan dengan budaya, teknologi, dan jejaring global, maka Kota Jakarta akan memiliki kapasitas yang lebih kuat untuk terus tumbuh secara berkelanjutan," ucapnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, JFF 2026 menghadirkan lebih dari 500 kolaborator, 15 titik aktivasi, 25 pertunjukan hiburan, 30 kegiatan komunitas, 35 tenant kuliner, serta 35 kekayaan intelektual (IP) lokal yang ditampilkan dalam creative market.
Melalui festival ini, Kementerian Ekraf berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kompetitif sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berdaya tahan.










