TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menargetkan penyaluran kredit dan pembiayaan untuk rakyat dilakukan secara jauh lebih masif guna memperkuat ekonomi akar rumput.
Pemerintah mematok target ambisius menyalurkan pembiayaan hingga Rp400 triliun yang menyasar 28 juta keluarga (diestimasikan menjangkau sekitar 100 juta jiwa), meliputi petani, nelayan, warga di perdesaan, daerah terpencil, tertinggal, hingga perkotaan berpenghasilan rendah.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa peningkatan kapasitas finansial dan perluasan program kerakyatan ini didukung penuh oleh keberhasilan pengamanan dan pengelolaan sumber daya alam nasional yang melimpah.









