
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat membuka Orientasi PPPK Tahun 2026 di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Kamis, 23 April 2026. (Foto: dok. Kemendes PDT)
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memberikan instruksi tegas kepada 492 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kemendes PDT Tahun 2026.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meminta seluruh pegawai terlibat aktif membangun desa, salah satunya melalui inisiatif "Desa Binaan".
Ia menekankan, program pemerintah harus berjalan tepat sasaran di level akar rumput. Mendes mengusulkan agar setiap pegawai PPPK memilih satu desa binaan, baik di tempat kelahirannya maupun daerah lain yang membutuhkan pendampingan.
“Minimal di Kemendes kita terapkan desa binaan. Kita deklarasikan desa binaan Kemendes. Kita bina menggandeng para pihak, mengawal program yang sudah ada agar tidak puyeng sendiri. Karena banyak program ke desa sekarang, maka itu yang kita kawal,” ujar Mendes Yandri saat membuka Orientasi PPPK Tahun 2026 di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, dikutip Jumat, 24 April 2026.
Mendes Yandri juga mengingatkan para pegawai untuk membuang jauh ego sektoral yang dapat menghambat akselerasi pembangunan.
“Kita harus mendorong program pemerintah yang baik. Tolong ego sektoral dihilangkan. Kita minimal mendukung pemerintah dengan cara kita sendiri, jangan ikut merecoki,” tegasnya.
*Muara Program Pemerintah Berada di Desa*
Menurut Yandri, peran pegawai Kemendes sangat krusial karena mayoritas program unggulan pemerintah saat ini bermuara di
desa. Program-program tersebut di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), penanganan stunting, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem.
“Ini adalah kelembagaan yang kita bawa, maka keberhasilan Kemendes ini ya tergantung Bapak Ibu sekalian. Yang kita urus Indonesia, bukan beberapa daerah saja,” lanjutnya.
Oleh karena itu, ia berpesan agar para peserta orientasi menyimak materi dengan sungguh-sungguh, terutama terkait tugas, fungsi, dan tata kerja kementerian. Ia tidak ingin pegawai Kemendes tidak memahami "rumah" mereka sendiri.
*Mencetak SDM yang Handal*
Kegiatan orientasi ini diikuti oleh 492 peserta yang terdiri dari PPPK angkatan 2024 dan 2025, baik secara daring maupun luring. Materi yang diberikan meliputi pengenalan organisasi kementerian serta penanaman nilai dan etika instansi pemerintah.
Harapannya, melalui pembekalan ini, para pegawai PPPK bertransformasi menjadi "petarung" yang handal di lapangan guna memastikan tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal di Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews
