
Akibat El Nino, Mentan Prediksi Produksi Beras Bakal Anjlok hingga 1,2 Juta Ton
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memprediksi produksi beras dalam negeri bakal anjlok hingga 1,2 juta ton akibat El Nino.
Adapun, Kementerian Pertanian RI (Kementan) menyiapkan penanaman baru padi di 500 ribu hektar lahan di enam provinsi di Indonesia untuk mengantisipasi kekeringan.
Mentan Syahrul mengatakan, jika El Nino terjadi dalam skala besar.
“Produksi beras akan turun hingga 380 ribu ton,” kata Mentan Syahrul yang dikutip pada Kamis, 31 Agustus 2023.
Syahrul menyebut, penanaman baru padi di 500 ribu hektar lahan di enam provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan untuk mengantisipasi kondisi kekeringan.
Baca juga: Antisipasi Penanganan Karhutla Dan Dampak El Nino Di Bengkulu
Mentan juga menyebut, keenam provinsi tersebut dinilai memiliki sumber yang baik di tengah kekeringan.
Sebelumnya, fenomena El Nino diprediksi berlangsung hingga februari 2024 dan memicu kenaikan suhu melebihi rekor El Nino kuat terakhir pada awal 2016. Data dari national oceanic and atmospheric administration, ada kemungkinan lebih dari 95 persen El Nino bakal berlangsung hingga Februari 2024 disertai dengan dampak iklim yang luas.
Tak hanya itu data dari BMKG, sebanyak 63 persen wilayah tanah air sudah masuk musim kemarau dan terdampak El Nino.
“Beberapa daerah yang akan terdampak cukup kuat adalah sebagian besar wilayah Sumatera seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, dan Lampung,” ucap BMKG.
Editor: Rina Hapsari
