TVRINews, Jakarta
Memasuki usia ke-50 tahun, Museum Tekstil Jakarta menerima hibah istimewa berupa 114 helai ulos antik dan langka dari kolektor muda Torang Sitorus. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Himpunan Wastraprema (HWP), Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.
Hibah tersebut difasilitasi oleh HWP sebagai bagian dari upaya kolaboratif dalam melestarikan wastra Nusantara. Seluruh koleksi kemudian diserahkan kepada museum untuk dikelola sebagai bahan edukasi dan konservasi.
Torang Sitorus dikenal sebagai kolektor muda yang telah mengumpulkan lebih dari 3.000 helai ulos dari berbagai sub-etnis Batak selama lebih dari satu dekade.
Perjalanannya bermula dari ketertarikan terhadap motif ulos milik keluarganya yang mulai langka, hingga akhirnya aktif menelusuri berbagai daerah seperti Toba, Simalungun, dan Pakpak untuk menyelamatkan kain tradisional tersebut.
“Koleksi ini bukan milik pribadi, tetapi titipan leluhur. Jika hanya disimpan, ulos akan kehilangan makna. Di museum, ulos bisa menjadi media belajar bagi generasi muda,” ujarnya.
Dari ratusan ulos yang dihibahkan, terdapat sejumlah koleksi langka, di antaranya Ulos Sibolang Rasta Pamontari berusia lebih dari 80 tahun, serta Ulos Pinunsaan dengan benang emas asli yang dahulu hanya dimiliki kalangan bangsawan Batak Toba.
Kepala Unit Pengelola Museum Seni DKI Jakarta, Sri Kusumawati, mengapresiasi hibah tersebut yang dinilai sangat memperkaya koleksi museum.
“Sumbangan ini sangat signifikan karena menambah ragam motif dan periode koleksi. Kami berkomitmen menjadikannya sebagai sarana edukasi bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Wastraprema, Sri Sintasari Iskandar, menegaskan bahwa hibah ini merupakan bagian dari tradisi panjang kontribusi HWP terhadap Museum Tekstil Jakarta sejak awal berdirinya.
Ia menyebut, sebelumnya HWP telah menyumbangkan ratusan koleksi kain, termasuk pada momentum ulang tahun organisasi. Hibah kali ini, menurutnya, melanjutkan semangat pelestarian wastra kepada generasi mendatang.
Momentum ini semakin istimewa karena HWP dan Museum Tekstil Jakarta sama-sama memasuki usia ke-50 tahun pada 2026. Hibah 114 ulos antik ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya bangsa.
Ke depan, koleksi ulos tersebut akan melalui proses konservasi dan dokumentasi sebelum dipamerkan kepada publik dalam program “Emas 50 Tahun Wastra Nusantara” yang dijadwalkan berlangsung pada semester II 2026.










