TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan layanan perpajakan dan Command Center Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tetap berjalan setelah kebakaran Gedung Dinas Teknis di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Agustus 2026 malam.
Rano menyampaikan hal tersebut saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu, 9 Agustus 2026. Dalam kunjungan itu, Rano didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik), Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, serta Wakil Wali Kota Jakarta Pusat.
Rano mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui penyebab kebakaran.
"Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari hasil olah TKP dari kepolisian," ujar Rano Karno dalam keterangan tertulis, dikutip, Minggu, 9 Agustus 2026.
Sekitar 1.000 ASN Dialihkan
Selama proses penanganan dan pemulihan gedung, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah alternatif bagi sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini bekerja di Gedung Dinas Teknis.
Rano menjelaskan, ASN dapat menerapkan sistem work from anywhere (WFA) atau dipindahkan sementara ke kantor suku dinas lainnya. Kebijakan tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
"Gubernur sudah mengintruksikan menerapkan work from anywhere maupun dipindahkan ke kantor suku dinas lainnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ucapnya.
Rano memastikan pelayanan perpajakan tetap dapat berlangsung. Hal ini didukung sistem pencadangan digital yang dimiliki Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta sehingga data layanan perpajakan tetap tersedia.
Command Center Dishub Dipindahkan
Sementara itu, ruang pengendalian lalu lintas milik Dishub DKI Jakarta yang berada di lantai 16 gedung terdampak kebakaran akan dipindahkan.
Pemprov DKI Jakarta akan memindahkan dashboard CCTV dan Command Center Dishub ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kawasan MT Haryono.
Selama proses pemulihan berlangsung, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara manual. Dishub DKI Jakarta juga akan menempatkan petugas di sejumlah persimpangan yang menjadi titik prioritas dan berpotensi mengalami kepadatan.
"Selama proses pemulihan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara manual. Dishub DKI akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang yang menjadi titik prioritas dan berpotensi mengalami kepadatan," pungkasnya.









