
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin di SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, Senin, 23 Februari 2026. (Foto: TVRINews/HO-Kemhan)
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan ke SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, Senin, 23 Februari 2026, guna memastikan seluruh siswa dan siswi mendapatkan fasilitas belajar yang layak.
Dalam pertemuan dan peninjauan yang dilaksanakan di sekolah, Sjafrie menegaskan pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana, serta kualitas operasional pendidikan yang sesuai dengan arah strategis negara.
Ia menilai bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada fasilitas fisik, tetapi juga pada kualitas tata kelola dan kurikulum yang diterapkan.

"Saya melaksanakan pertemuan dan peninjauan langsung di SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi untuk memastikan pembangunan sarana prasarana, tata kelola, serta kualitas operasional pendidikan berjalan sesuai arah strategis negara," ujar Sjafrie dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
Selama kunjungan, Sjafrie memeriksa berbagai fasilitas yang ada di SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, mulai dari Laboratorium Aeronotika dan Biologi hingga ruang dapur. Ia juga mengunjungi beberapa ruang kelas dan berinteraksi dengan sejumlah guru serta siswa.
Sjafrie menekankan pentingnya penguatan kurikulum STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Selain itu, ia mendorong peningkatan kualitas guru melalui seleksi ketat yang berbasis pada kompetensi dan psikologi, guna menciptakan sistem pembelajaran yang lebih baik dan efektif.
"Saya mendorong penguatan kurikulum STEM, peningkatan kualitas guru melalui seleksi ketat berbasis kompetensi dan psikologi, serta pengembangan program integrated farming sebagai bagian dari pembelajaran karakter, kemandirian, dan ketahanan pangan," jelasnya.
Sjafrie juga menyampaikan pesan penting kepada para guru dan jajaran sekolah agar menerapkan sistem pengawasan dan pengasuhan yang efektif. Hal ini bertujuan untuk melatih sikap disiplin siswa sejak dini dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan ke depan.
"Sistem pengawasan dan pengasuhan murid harus diterapkan dengan baik, demi melatih disiplin dan membentuk karakter siswa sejak dini," tambahnya.
Di akhir kunjungan, Sjafrie memberikan motivasi kepada jajaran sekolah dan para siswa untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Taruna Nusantara.
Ia berharap, kunjungan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh pihak di sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di masa depan.
"Saya berpesan agar teruslah belajar mencapai cita-cita sebagai wujud pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara,” ujar Sjafrie.
Dengan langkah ini, Menteri Pertahanan berharap SMA Taruna Nusantara dapat terus menjadi lembaga pendidikan unggulan yang mencetak generasi muda yang berkualitas, disiplin, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Editor: Redaksi TVRINews
