TVRINews, Surabaya
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa segala gagasan, riset, dan pemikiran dari kalangan akademisi, khususnya para guru besar, memiliki nilai yang sangat berharga dalam mendukung pemerintah.
Keterlibatan Dewan Pakar Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan kebijakan yang tepat sasaran demi kemajuan bangsa dan negara.

“Saya merasa terhormat dipercaya menjadi Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR. Menurut saya, segala gagasan dan pemikiran, apalagi dari para guru besar dan profesor yang mengisi jajaran Dewan Pakar ini, sangat berharga sebagai bagian dari semangat kita memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan juga negara,” ujar Menko AHY dalam keterangannya, Rabu 24 Juni 2026.
Menko AHY turut menekankan bahwa hasil riset, data, dan pemikiran berbasis ilmu pengetahuan dari para pakar sangat dibutuhkan agar kebijakan pemerintah semakin berkualitas serta tepat sasaran bagi masyarakat.
Menko AHY menginginkan agar Dewan Pakar IKA UNAIR tidak sekadar menjadi ruang diskusi intelektual, melainkan mampu memformulasikan rekomendasi kebijakan yang konstruktif dan aplikatif, baik untuk pemerintah pusat maupun daerah. Guna mewujudkan hal tersebut, ia berencana menghadirkan forum-forum strategis yang melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas, termasuk generasi muda.

“Kami ingin menyelenggarakan dialog-dialog yang produktif dan konstruktif, termasuk menyusun policy paper dan policy recommendation yang bisa menjadi masukan bagi pemerintah. Dukungan dari kalangan akademisi, peneliti, dan para pakar sangat penting untuk memperkaya perspektif dalam pengambilan kebijakan,” tutur Menko AHY.
Selain membahas kontribusi kebijakan untuk negara, Menko AHY juga memberikan apresiasi atas capaian prestasi UNAIR yang sukses menempati peringkat ketiga perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan posisi ke-276 di tingkat global berdasarkan QS World University Rankings. Menurutnya, seluruh pencapaian akademik dan pengembangan kebijakan ini pada akhirnya harus bermuara pada pengabdian masyarakat sesuai marwah Tridharma Perguruan Tinggi.
“Capaian ini tentu tidak mudah diraih. Kita ingin UNAIR semakin maju, semakin dikenal dunia, semakin mendunia, dan semakin mengglobal. Karena itu, kita juga ingin berkontribusi agar kampus ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ucap Menko AHY.
Melalui kemitraan yang semakin erat antara perguruan tinggi, alumni, dan pemerintah, Menko AHY optimistis akan lahir lebih banyak inovasi dan solusi nyata yang mampu menjawab tantangan zaman demi memperkuat kesejahteraan rakyat Indonesia.
“Saya rasa kita semua sepakat, yang paling penting adalah dampak nyata untuk society, untuk masyarakat,” pungkas Menko AHY.










