TVRINews, Jakarta
Gambir dan Pasar Senen jadi titik kedatangan tertinggi, manajemen pastikan ketersediaan tempat duduk masih mencukupi.
Wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatatkan lonjakan mobilitas penumpang seiring berakhirnya periode libur panjang.
Berdasarkan data sementara per pukul 08.00 WIB, Senin, 7 September 2026 tercatat sebanyak 37.389 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 18,4 persen jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yang mencatat 31.565 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa tingginya angka kedatangan ini mencerminkan dinamika mobilitas masyarakat yang kembali ke ibu kota. Kendati demikian, KAI memastikan ketersediaan kursi masih mencukupi bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan dalam beberapa hari ke depan.

[Foto: TVRINews/HO-KAI]
“Pada 7 September 2026, arus kedatangan pelanggan KA ke wilayah Daop 1 Jakarta menunjukkan peningkatan. Hingga pukul 08.00 WIB, terdapat 37.389 pelanggan yang akan tiba di Jakarta dan sekitarnya... Untuk masyarakat yang masih akan bepergian, KAI Daop 1 Jakarta juga masih menyediakan 73.772 tempat duduk untuk keberangkatan tanggal 7 sampai 9 September 2026,” ujar Franoto dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 4 September 2026.
Rincian Ketersediaan Kursi (7–9 September 2026)
Dari total 73.772 tempat duduk yang masih tersedia pada periode tersebut, rincian ketersediaannya per hari mencakup:
* 7 September 2026: 17.105 kursi
* 8 September 2026: 27.562 kursi
* 9 September 2026: 29.105 kursi
Masyarakat yang ingin bepergian diimbau untuk segera mengamankan tiket melalui kanal penjualan resmi guna menghindari kehabisan kursi serta memilih alternatif jadwal atau relasi perjalanan yang masih longgar.
Data Volume Penumpang (7 September 2026)
1. Titik Arus Kedatangan Tertinggi
* Stasiun Gambir: 13.614 pelanggan
* Stasiun Pasar Senen: 12.709 pelanggan
* Stasiun Jatinegara: 4.542 pelanggan
* Stasiun Bekasi: 4.006 pelanggan
* Stasiun Cikarang: 1.168 pelanggan
* Stasiun Cikampek: 706 pelanggan
* Stasiun Karawang: 644 pelanggan
2. Volume Keberangkatan Pelanggan KAJJ
Selain arus balik yang padat, tercatat sebanyak 23.731 pelanggan berangkat meninggalkan wilayah Daop 1 Jakarta pada hari yang sama, dengan sebaran stasiun:
* Stasiun Gambir: 9.885 pelanggan
* Stasiun Pasar Senen: 7.995 pelanggan
* Stasiun Bekasi: 2.901 pelanggan
* Stasiun Jatinegara: 1.407 pelanggan
* Stasiun Cikarang: 854 pelanggan
* Stasiun Karawang: 359 pelanggan
* Stasiun Cikampek: 330 pelanggan
Kapasitas Operasional dan Layanan KA Lokal
Guna mengantisipasi lonjakan pergerakan penumpang selama periode 6–9 September 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 69 perjalanan KAJJ reguler per hari (35 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 34 dari Stasiun Pasar Senen). Khusus pada 7 September 2026, KAI juga mengoperasikan 3 KA tambahan relasi Gambir menuju Yogyakarta, Semarang Tawang, dan Malang.
Secara kumulatif (periode 6–9 September 2026), total kapasitas tempat duduk KAJJ mencapai 157.160 seat dengan total tiket terjual sebanyak 75.475 tiket, sementara total akumulasi penumpang tiba mencapai 98.508 orang. Adapun kota-kota yang menjadi destinasi favorit meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
Selain KAJJ, pelayanan KA Lokal juga mencatat okupansi yang optimal:
* KA Pangrango: Kapasitas 14.720 seat (total pemesanan 8.427 tiket; keberangkatan 7 September melayani 2.713 pelanggan dengan okupansi 73%).
* KA Siliwangi: Kapasitas 7.632 seat (total pemesanan 2.325 tiket; keberangkatan 7 September melayani 503 pelanggan dengan okupansi 26%).
Imbauan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan
KAI Daop 1 Jakarta mengingatkan para pelanggan untuk senantiasa memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun, mencocokkan identitas pada tiket, memanfaatkan fitur Face Recognition Boarding untuk mempercepat proses pemeriksaan, serta membawa barang bawaan secukupnya.
“KAI Daop 1 Jakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sekaligus memastikan kesiapan operasional di tengah tingginya mobilitas pelanggan menuju Jakarta,” tutup Franoto.










