TVRINews – Jakarta
Kepala Negara Beri Penghormatan Khusus untuk Tim Danantara di Parlemen.
Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memberikan apresiasi khusus kepada jajaran menteri bidang perekonomian dan tim Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di tengah pidatonya pada Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI Jumat 14 Agustus 2026. Momen tersebut diwarnai suasana cair ketika kepala negara melontarkan candaan ringan kepada pengelola keuangan negara.
Di hadapan para anggota parlemen dan tamu undangan, Prabowo secara mendadak meminta para menteri ekonomi yang hadir untuk berdiri dari tempat duduk mereka. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kerja keras tim ekonomi dalam menjaga stabilitas fiskal nasional.
"Saya minta majelis beri penghargaan kepada mereka, Menteri Keuangan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian," ujar Prabowo di kompleks parlemen, Senayan.
Suasana sidang sempat mencair ketika Presiden melontarkan gurauan khas yang ditujukan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sambil tersenyum, Prabowo mengungkapkan rasa percayanya terhadap sang bendahara negara, dibarengi dengan catatan jenaka mengenai kebijakan anggaran.

[Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: Youtube Setpres)]
"Kalau Menteri Keuangan tersenyum, saya merasa aman. Tapi kalau saya umumkan penambahan subsidi, wajah beliau biasanya langsung mengkerut," tutur Prabowo, yang disambut tawa ringan dari para peserta sidang.
Tidak hanya sektor fiskal, apresiasi serupa juga dialamatkan kepada pimpinan dan jajaran BPI Danantara. Kepala Negara menilai institusi pengelola investasi tersebut telah menunjukkan kinerja yang memuaskan dalam memperkuat jejaring ekonomi strategis.
"Saya memberikan penghargaan khusus kepada pimpinan Danantara beserta seluruh tim dan jaringannya. Silakan berdiri, mari kita berikan tepuk tangan," seru Prabowo, mengapresiasi kontribusi lembaga tersebut dalam peta jalan pembangunan nasional.
Langkah apresiasi terbuka ini mencerminkan strategi komunikasi politik yang menekankan soliditas tim kabinet, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap arah kebijakan ekonomi makro yang sedang ditempuh pemerintah di bawah kepemimpinan saat ini.










