TVRINews, Jayapura
Prajurit TNI bersama ribuan warga, pelajar, dan pemerintah daerah membentangkan bendera Merah Putih raksasa di atas ketinggian Gunung Cycloop, Kabupaten Jayapura, Papua. Aksi pembentangan bendera berukuran 120x80 meter yang diawali dengan kegiatan kirab ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat semangat persatuan di Tanah Papua.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga tersebut menjadi pesan kuat tentang persatuan, penghormatan terhadap jasa para pahlawan, serta tekad menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Tanah Papua.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Tari Yospan dari Sanggar Tari SMKS YPKP Sentani binaan Satgas Teritorial. Pangkoops TNI Habema yang didampingi Dansatgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan dan Dansatgas Banmin Brigjen TNI Zamril Philiang melepas Kirab Merah Putih yang diiringi grup drumband. Sebanyak 1.200 peserta dari berbagai unsur berjalan bersama menyusuri jalur kirab sepanjang satu kilometer.
Setibanya di kawasan Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih, momen bersejarah tercipta saat Sang Merah Putih berukuran lebar 120 meter dan tinggi 80 meter dibentangkan di atas ketinggian Gunung Cycloop. Penghormatan kepada bendera dilaksanakan penuh khidmat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga menyampaikan bahwa kegiatan Kirab dan Pembentangan Bendera Merah Putih merupakan wujud nyata penguatan nasionalisme serta sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat.

"Kegiatan Kirab dan Pembentangan Bendera Merah Putih ini merupakan wujud nyata penguatan nasionalisme serta sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat," ujar Mayjen TNI Yudha Airlangga dalam keterangannya dikutip pada Selasa 11 Agustus 2026.
Menurutnya, Merah Putih yang berkibar di Gunung Cycloop bukan hanya simbol peringatan kemerdekaan, tetapi juga pengingat bahwa semangat mempertahankan persatuan dan keutuhan NKRI terus menyala dari Papua untuk Indonesia.
Keterlibatan aktif generasi muda dan pelajar Papua dalam membawa Merah Putih menjadi gambaran bahwa generasi penerus memiliki peran besar dalam meneruskan perjuangan bangsa, menjaga persaudaraan, serta memperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air.
Rangkaian kegiatan dari tarian Yospan, dentuman drumband, langkah kirab, hingga penghormatan bendera mencerminkan satu tekad bersama untuk merawat keberagaman dan memperkuat kebersamaan.
Dari Tanah Papua, kibaran Sang Merah Putih menegaskan komitmen masyarakat bahwa Indonesia tetap berdiri tegak karena persatuan yang dijaga bersama seluruh elemen bangsa.









