TVRINews, Manokwari
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan program revitalisasi untuk 89 sekolah di Papua Barat pada 2025 dengan total anggaran mencapai Rp114 miliar.
Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Manokwari di SMP Advent Manokwari, Papua Barat, Kamis, 28 Mei 2026.
“Tahun 2025 di Papua Barat kami mengalokasikan revitalisasi untuk 89 sekolah total anggaran 114 miliar dan semuanya sudah selesai 100%,”kata Mu’ti dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui YouTube Kemendikdasmen, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia menjelaskan program revitalisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk seluruh anak Indonesia, termasuk di wilayah Papua Barat.
Menurut Mu’ti, revitalisasi sekolah tidak hanya berfokus pada pembangunan ruang kelas, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas penunjang pendidikan.
“Tahun ini revitalisasi tidak hanya untuk membangun gedung tapi bisa untuk pagar bisa juga untuk tempat ibadah yang menyatu dengan satuan pendidikan bisa juga untuk penataan lingkungan termasuk sumur atau sumber air,”lanjutnya.
Selain itu, pemerintah juga membuka kemungkinan pembangunan rumah guru bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan akses geografis sulit.
“Kalau memang diperlukan bisa juga untuk rumah guru yang guru-guru yang jauh tidak perlu pulang pergi mereka bisa tinggal di situ,”ucapnya.
Mu’ti mengatakan pembangunan infrastruktur pendidikan yang layak menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
“Anak-anak kita akan semakin semangat belajar bermotivasi tinggi kalau tempat belajarnya aman dan nyaman,”tambahnya.
Selain pembangunan fisik, Kemendikdasmen juga memperkuat peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru.
Pemerintah, kata Abdul Mu’ti, memberikan beasiswa bagi guru yang belum memiliki pendidikan D4 atau S1 melalui program rekognisi pembelajaran lampau.
“Kita berikan beasiswa 3 juta per semester dan mereka kita targetkan antara 2 sampai 4 semester,”ungkapnya.
Ia menambahkan pemerintah juga membuka pelatihan bagi guru dalam bidang pembelajaran mendalam, coding, bahasa Inggris, STEM, hingga kepemimpinan kepala sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga mengungkapkan usulan revitalisasi sekolah di Papua Barat pada 2026 mencapai 211 sekolah.
“Untuk usulan revitalisasi dari Provinsi Papua Barat tahun 2026 sebanyak 211 sekolah,”tegasnya.
Sementara khusus Kabupaten Manokwari, pada 2025 revitalisasi dilakukan terhadap 31 sekolah dengan total anggaran Rp39,9 miliar dan seluruhnya telah selesai 100 persen.
“Untuk Kabupaten Manokwari tahun 2025 sebanyak 31 dengan total anggaran 39,9 miliar dan sudah selesai 100%,”pungkasnya.










