TVRINews, Jakarta
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan pihaknya belum menerima secara resmi surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang meminta pemakzulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Ia memastikan surat tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku setelah diterima.
“Surat belum kita terima karena baru hari Selasa lalu masa sidang dibuka. Saat ini masih banyak surat yang menumpuk,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Juli 2025.
Ia menambahkan, surat itu saat ini masih berada di Kesetjenan DPR RI. Namun jika sudah diterima oleh pimpinan DPR, maka akan dibaca dan diproses sesuai tata aturan lembaga.
“Kalau sudah diterima tentu saja kita akan baca dan kita proses sesuai mekanismenya,” kata Puan.
Forum Purnawirawan TNI diketahui telah mengirim surat pada 2 Juni 2025 kepada DPR dan MPR RI berisi delapan poin sikap, termasuk desakan untuk memakzulkan Gibran sebagai Wakil Presiden RI.
Salah satu alasannya berkaitan dengan proses pencalonan Gibran dalam Pilpres 2024, yang dinilai bermasalah.
Puan menegaskan, bukan berarti surat tersebut diabaikan oleh DPR, namun memang belum masuk ke tahap pembahasan lantaran dikirim saat masa reses. Ia menyebut, setiap surat yang masuk akan ditangani sesuai prosedur.
“Surat-surat masuk sangat banyak, jadi kita lihat dulu bagaimana isi dan prosesnya,” ucap Puan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tindak lanjut dari surat tersebut memerlukan koordinasi lintas lembaga, termasuk MPR dan DPD RI.
“Apakah MPR dan DPD sudah menerima, saya belum berkoordinasi dengan Kesekjenan maupun dengan strukturnya MPR dan DPD,” tutur Puan.
Baca Juga: Puan: DPR Masih Mencermati Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu










