TVRINews, Jakarta
Infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pemerintah sebagai urat nadi perekonomian negara. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan pentingnya pembangunan jalan yang terus diprioritaskan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjamin.
Agus menuturkan bahwa kemantapan jalan nasional telah mencapai 94 persen, namun jalan provinsi baru sekitar 70 persen, dan jalan kabupaten/kota masih sekitar 50 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Agus juga mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum atas upayanya dalam terus meningkatkan konektivitas jalan dan jembatan di Indonesia.
"Saya yang selaku Menko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah hanya ini menjadi orkestrator meyakinkan agar pembangunan akan dilanjutkan, pembangunan jalan juga demikian, jalan-jalan tol yang 10 tahun dibangun secara masih tentunya harus juga dijaga kualitasnya dan benar-benar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi diberbagai daerah," kata AHY dalam keterangan yang diterima, Jumat, 20 Desember 2024.
"Tapi yang juga harus menjadi perhatian kita bukan hanya jalan nasional, tapi juga kondisi atau kualitas jalan-jalan di daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota," tambah dia.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Doddy Hanggo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memegang peran kunci dalam mencapai visi dan misi Presiden Prabowo, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi.
Jalan dan jembatan, lanjutnya, tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai pendorong roda perekonomian, terutama dalam mendukung distribusi pangan dan energi ke seluruh pelosok negeri.
Menurut Doddy, untuk mencapai tujuan ini dibutuhkan infrastruktur jalan yang berkelanjutan, yang dapat menurunkan waktu tempuh, mengurangi biaya logistik, serta meningkatkan keselamatan di jalan.
Dengan tema "Transformasi Infrastruktur Jalan Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi Menuju Indonesia Emas 2045", seminar ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret dan menjadi ajang diskusi lintas sektor dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur jalan.










