TVRINews, Jakarta
PT KAI Daop 1 Jakarta mengangkut 58 gerbong material sisa penertiban bangunan liar di kawasan Kampung Bahari Tanjung Priok.
Penataan kawasan Kampung Bahari, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terus menunjukkan progres signifikan. Menyusul penertiban yang dilakukan sebelumnya oleh aparat penegak hukum dan Pemkot Administrasi Jakarta Utara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta bersama unsur lintas instansi melanjutkan kerja bakti pembersihan jalur (bersih lintas).
Terhitung sejak Senin, 2 November hingga Jumat, 6 November 2026, sebanyak 58 gerbong material dari pembersihan bangunan kosong dan puing-puing di sekitar rel telah sukses diangkut keluar kawasan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan ini difokuskan pada bangunan yang sudah tidak berpenghuni serta material sisa penertiban di sisi kanan dan kiri jalur rel yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
“Setelah dilakukan penertiban oleh kepolisian bersama pemerintah daerah, kami melanjutkan penataan melalui kegiatan bersih lintas secara bersama-sama. Pembersihan diprioritaskan pada bangunan yang sudah tidak berpenghuni serta material di sekitar jalur rel yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Franoto, Jumat, 6 November 2026.
Sinergi Lintas Instansi dan Tahapan Pengangkutan
Aksi bersih lintas ini melibatkan kolaborasi erat berbagai elemen, mulai dari KAI Daop 1 Jakarta, kepolisian, TNI, Pemkot Administrasi Jakarta Utara, Satpol PP, hingga petugas PPSU.
Berdasarkan data operasional, luas area aset KAI di kawasan Kampung Bahari tercatat mencapai sekitar 47.537 meter persegi. Adapun volume pengangkutan material sisa penertiban dilakukan secara bertahap menggunakan rangkaian kereta api khusus menuju Stasiun Tanjung Priok:
- 2 November: 5 gerbong
- 4 November: 20 gerbong
- 5 November: 24 gerbong
- 6 November: 9 gerbong
- Total: 58 gerbong material
Setibanya di emplasemen Stasiun Tanjung Priok, material-material tersebut langsung dipindahkan ke armada truk yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara untuk dibuang keluar kawasan.
Komitmen Keamanan dan Penataan Berkelanjutan
Penataan kawasan di area A1 hingga A11 Kampung Bahari (Kampung Muara Bahari, Kelurahan Tanjung Priok) akan terus dikebut hingga tuntas secara bertahap. KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh proses penataan tetap mengedepankan aspek keselamatan petugas, kelancaran operasional perjalanan kereta api, serta pendekatan humanis terhadap masyarakat sekitar.
“Sinergi seluruh pihak menjadi bagian penting dalam penataan kawasan Kampung Bahari. Melalui kegiatan bersih lintas yang terus berlangsung, kami berharap lingkungan di sekitar jalur kereta api semakin tertib dan aman, sehingga keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat dapat terus terjaga,” tutup Franoto.










