TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar mendorong digitalisasi permainan tradisional Indonesia sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi cara untuk melestarikan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman interaktif yang menarik bagi masyarakat lintas generasi.
Gagasan itu mengemuka saat Irene menerima audiensi Imagispace untuk membahas pengembangan ekosistem seni digital interaktif (immersive digital experience) dan peluang kolaborasi dalam memeriahkan HUT ke-81 RI yang mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Dalam pertemuan tersebut, Irene menilai kekayaan budaya Indonesia, termasuk permainan tradisional, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pengalaman digital yang inovatif sekaligus memperluas pemanfaatan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) lokal.
"Indonesia memiliki tradisi, permainan, dan budaya yang sangat kaya. Tantangannya ialah bagaimana kita mengemas dengan sentuhan digital sehingga menjadi pengalaman yang unik, membanggakan, sekaligus mampu menarik perhatian masyarakat Indonesia maupun dunia," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam mengangkat budaya lokal tidak hanya akan memperkaya pengalaman masyarakat saat merayakan Hari Kemerdekaan, tetapi juga memperkuat daya saing industri ekonomi kreatif nasional.
Kemudian, Irene juga menekankan bahwa pengembangan immersive experience harus memberikan dampak yang berkelanjutan bagi ekosistem ekonomi kreatif.
"Hal paling penting untuk Imagispace dalam memperkuat posisi di industri kreatif yaitu menciptakan dampak yang berkelanjutan. Bukan hanya menghadirkan pengalaman imersif yang menarik bagi publik, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat talenta kreatif, dan membangun ekosistem seni rupa digital Indonesia yang mampu tumbuh bersama," ucapnya.
Selain membahas pengembangan instalasi interaktif, audiensi turut mengulas berbagai tantangan industri immersive experience, mulai dari kebutuhan investasi teknologi, penguatan model bisnis, hingga pembangunan aset intelektual agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia semakin kompetitif di tengah persaingan global.
Sementara itu, Cofounder sekaligus Art & Creative Director Imagispace, Mervi, menyambut baik dukungan Kementerian Ekraf. Ia mengatakan pihaknya siap berkolaborasi menghadirkan pengalaman seni digital yang mengangkat identitas budaya Indonesia, termasuk melalui rencana aktivasi Imagispace pada perayaan HUT ke-81 RI.
Imagispace sendiri merupakan ruang inovatif yang memadukan seni rupa, teknologi, musik, dan cahaya. Sebelumnya, Imagispace sukses berkolaborasi dengan teamLab dalam Future Park Jakarta yang berhasil mencatat penjualan lebih dari 120 ribu tiket serta mendapat perhatian luas dari media nasional maupun internasional.










