TVRINews, Jakarta
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dijadwalkan menghadiri pertemuan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Indonesia-Australia atau 2+2 ke-10 di Melbourne, Australia, pada 26 Agustus 2026.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yvonne Mewengkang mengatakan pertemuan tersebut akan dihadiri Menlu Sugiono bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Forum itu menjadi agenda penting untuk membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Australia.
"Forum ini penting bagi kedua negara untuk membahas peningkatan hubungan bilateral serta berbagai isu, di antaranya pertahanan dan keamanan yang menjadi perhatian bersama," kata Yvonne, Kamis, 20 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara akan membahas sejumlah isu, termasuk implementasi Treaty on Common Security, kerja sama pertahanan dan keamanan, pencegahan konflik atau conflict prevention, serta keamanan maritim.
Pembahasan juga mencakup ketahanan ekonomi dan rantai pasok, selain berbagai isu lain yang menjadi kepentingan bersama Indonesia dan Australia.
Setelah agenda di Melbourne, Sugiono dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Auckland, Selandia Baru, pada 28 Agustus 2026. Di sana, Sugiono akan menghadiri pertemuan ke-13 Joint Ministerial Commission (JMC) Indonesia-Selandia Baru.
Yvonne mengatakan pertemuan tersebut akan membahas perkembangan dan potensi kerja sama bilateral Indonesia dan Selandia Baru, termasuk persiapan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Dalam JMC tersebut, Indonesia juga akan mendorong tindak lanjut berbagai komitmen yang telah disepakati sebelumnya. Pemerintah ingin kerja sama yang dihasilkan memiliki program yang terukur, konkret, dan memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara.
Agenda Menlu RI di Australia dan Selandia Baru menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang keamanan, pertahanan, ekonomi, dan kerja sama yang berdampak langsung bagi masyarakat.










