TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani mengajak masyarakat untuk semakin sadar pentingnya menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) secara aman, prosedural, dan terlindungi melalui Gerakan Nasional Migran Aman yang baru diluncurkan pemerintah.
Menurut Christina, pelindungan pekerja migran harus dipahami sebagai proses menyeluruh yang dimulai sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja di negara penempatan, hingga kembali ke Tanah Air.
"Menjadi pekerja migran bukan sekadar berangkat bekerja ke luar negeri, tetapi memastikan seluruh proses dijalani dengan aman dan memiliki pelindungan yang jelas. Negara hadir untuk memastikan pekerja migran Indonesia terlindungi sejak pra penempatan hingga kepulangan," ujar Christina dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Senin, 18 Mei 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penempatan ilegal, penipuan, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang masih mengincar calon pekerja migran.
Karena itu, Christina mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja dengan proses instan atau jalur nonprosedural.
"Pastikan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi, memiliki dokumen lengkap, kontrak kerja yang jelas, pelatihan yang memadai, serta terdaftar dalam jaminan sosial ketenagakerjaan," ucapnya.
Melalui Gerakan Nasional Migran Aman, Kementerian P2MI terus memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pelindungan pekerja migran, termasuk pencegahan kekerasan, eksploitasi, dan TPPO.
Christina berharap kampanye tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa bekerja di luar negeri harus dilakukan secara aman dan terencana agar pekerja migran dapat bekerja dengan tenang serta kembali membawa manfaat bagi keluarga dan masa depan mereka.
"Migran Aman bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama untuk memastikan pekerja migran Indonesia berangkat terlindungi, bekerja dengan aman, dan pulang membawa harapan," ungkapnya.










