
Pemain Naturalisasi Tidak Melanggar Aturan FIFA
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menegaskan bahwa setiap negara boleh menaturalisasi semua pemain. Hal ini dinilai tidak melanggar aturan Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).
"Kita bisa lihat tim nasional Belanda sendiri, itu banyak keturunan Suriname. Pemain tim nasional Perancis juga banyak dari negara koloninya mereka," kata Erick kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Kantor Kemenhumkam, Jakarta, Kamis, 19 September 2024.
Secara spesifik ia juga memberikan contoh nyata yang terjadi di negara besar sepakbola. Seperti, Diego Costa yang merupakan Warga Negara Brasil ditarik untuk membela Spanyol. Begitu juga Mauro Camoranesi yang sebenarnya Warga Negara Argentina yang memperkuat Italia.
"Bola itu merupakan even global dan semua terbuka menurut aturan FIFA, yaitu pemain naturalisasi yang bermain di liganya selama lima tahun atau yang punya darah bapak, ibu, kakek, nenek," ujar Erick.
Sehingga, PSSI bersama menteri, seperti Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas berkomitmen untuk fokusk kepada semua talenta terbaik bangsa Indonesia yang ada di luar negeri untuk memperkuat Timnas, yaitu dengan pilihan mempunyai darah Indonesia.
"Ini ya bagian komitmen bahwa yang namanya pembangunan tim Nasional itu bukan dilihat dari sisi-sisi jangka pendek, tapi menengah, dan panjang, dan kita sudah siapkan talentanya," tutur Erick.
Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Pengambilan Sumpah WNI Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Tidak Salahi Aturan
Editor: Redaktur TVRINews
