
Foto: Instagram/sekretariat.kabinet
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto membeberkan alasan dirinya melakukan kunjungan ke luar negeri. Di mana, hal tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga menanggapi berbagai anggapan terkait aktivitasnya ke luar negeri dengan menekankan bahwa upaya tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan nasional, khususnya dalam memastikan ketersediaan minyak.
“Saudara-saudara untuk amankan minyak ya kita harus kemana-mana,“ ungkapnya pada Rabu, 8 April 2026.
Menurut mantan Menhan, kondisi dunia saat ini diwarnai konflik di sejumlah wilayah, yang turut berdampak pada stabilitas energi global. Namun di sisi lain, Indonesia dinilai memiliki posisi yang strategis dan menjadi perhatian banyak pihak.

“Saudara-saudara, negara mana yang tidak perang sekarang? Kasih tau. Indonesia salah satu yg paling diminati. Jadi, saudara-saudara intinya adalah kita sangat banyak potensi,” kata dia.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya kesatuan langkah di dalam pemerintahan agar setiap kebijakan dapat berjalan efektif tanpa terhambat kepentingan sektoral.
“Tapi, ini juga membuat kita harus lebih bekerja lebih teliti maka saya kumpulkan supaya kita satu bahasa satu rencana kerja tidak boleh ada pemikiran sektoral,” tegasnya .
“Tidak boleh ada satu departemen satu kementerian memikirkan institusinya sendiri kita harus kerja sama makanya kita semua mengarah kepada seamless suatu pemerintahan yang bekerja dengan cepat dengan integralialistik dengan lancar dengan tidak saling mempertahankan pemikiran-pemikiran sektoral,” terusnya
Lebih lanjut, Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan terus menyesuaikan kebijakan energi dengan perkembangan harga bahan bakar minyak (BBM) di pasar global, dengan tetap memprioritaskan kepentingan masyarakat.
“Jadi, ini antara lain tujuan rapat ini hal-hal yang ingin sekarang saya sampaikan sebelum kita lebih rinci kita juga harus menyesuaikan pada saatnya dengan kondisi harga-harga BBM di dunia yang jelas kepentingan rakyat akan kita jaga kemudian langkah-langkah kita untuk amankan BBM,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
