TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menegaskan keamanan siber menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah semakin kuatnya ketergantungan ekonomi kreatif terhadap ekosistem digital.
Hal itu disampaikan Riefky saat menghadiri Wisuda Sarjana Terapan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) Tahun Angkatan 2026 di Depok, Jawa Barat, Selasa, 22 September 2026. Dalam orasi ilmiahnya, ia mengatakan kreativitas, data, dan industri perlu mendapat perlindungan di tengah transformasi digital yang semakin pesat.
Menurut Riefky, kreativitas yang tidak terlindungi berisiko dicuri, sementara data yang tidak aman dapat disalahgunakan. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mengganggu kepercayaan terhadap industri dan berdampak pada hilangnya pasar serta potensi nilai ekonomi.
"Di sinilah letak hubungan fundamental antara ekonomi kreatif dan keamanan siber. Ketika Ekonomi kreatif semakin bergantung pada transaksi, platform, dan infrastruktur digital; keamanan siber memastikan seluruh nilai ekonomi tersebut dapat diciptakan, dilindungi, dan dikomersialisasikan secara aman," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 23 September 2026
Kemudian, Riefky menegaskan keamanan siber tidak dapat dipandang sebagai aspek yang berdiri di luar sistem ekonomi. Menurutnya, keamanan siber merupakan bagian dari ekosistem pembangunan nasional.
Dalam upaya memperkuat hal tersebut, Kementerian Ekraf bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Kolaborasi tersebut dilakukan dengan pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, lembaga keuangan, media, dan komunitas.
"Kolaborasi ini menjadi pondasi penting agar transformasi digital ekonomi kreatif Indonesia berjalan tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan terpercaya," jelasnya.
Lebih lanjut, Riefky juga berpesan kepada para wisudawan Poltek SSN untuk mengambil peran dalam menjaga ruang digital Indonesia, melindungi data bangsa, sekaligus menjaga masa depan kreativitas nasional.
"Tidak ada ekonomi digital yang kuat tanpa keamanan digital yang kuat; dan tidak ada ekonomi kreatif masa depan yang berdaya saing tanpa ruang siber yang aman dan terpercaya. Jadilah penjaga kepercayaan, pelindung kreativitas, dan penggerak inovasi," ucapnya.










