TVRINews - Magelang
Ribuan Umat Buddha Dunia Berkumpul di Magelang, Pengamanan Candi Diperketat Jelang Puncak Prosesi
Atmosfer spiritual mulai menyelimuti kompleks candi Buddha terbesar di dunia, Candi Borobudur, Jawa Tengah.
Kedatangan rombongan biksu (Bhikkhu) setelah menyelesaikan aksi jalan kaki damai "Indonesia Walk for Peace 2026" menandai dimulainya rangkaian ritual menyambut Hari Raya Trisuci Waisak 2570 Buddhist Era (BE).
Berdasarkan laporan resmi dari akun media sosial Badan Komunikasi Komunitas Kristen-Buddha (Bakom RI), kedatangan para pemuka agama tersebut disambut dengan penghormatan mendalam oleh umat Buddha setempat, sebelum mereka melanjutkan ibadah kontemplatif di puncak stupa utama.
Hingga hari ini Sabtu 30 Mei 2026 sejumlah Bhikkhu terpantau telah melaksanakan ritual Namaskara sebuah prosesi sujud penghormatan setiap tiga Langkah sebagai bentuk pembersihan diri secara fisik dan spiritual.
Sterilisasi dan Prosesi Api Suci
Menjelang ritual puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (31/5/2026), otoritas keamanan dan kepolisian memperketat penjagaan di seluruh situs purbakala terkait. Pada Jumat 29 Mei 2026, Tim Gegana Brimob telah melakukan penyisiran dan sterilisasi di Candi Mendut guna memastikan keamanan ribuan peziarah domestik maupun mancanegara yang mulai memadati kawasan tersebut.
Pada hari yang sama, rangkaian liturgi Waisak Nasional resmi dimulai dengan pengambilan Api Dharma Waisak dari sumber api abadi Mrapen di Grobogan.
Api suci tersebut kemudian dibawa menuju Candi Mendut untuk disemayamkan dan disakralkan melalui doa bersama oleh para Sangha, rohaniawan, serta perwakilan dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan Lembaga Keagamaan Buddha Indonesia (LKBI).
Prosesi di Candi Mendut diakhiri dengan Pradaksina, yakni ritual berjalan mengelilingi candi searah jarum jam sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada ajaran Buddha.
Tradisi Tantrayana dan Pelita Purnama
Selain ritual pokok, rangkaian acara jugaakan diisi dengan upacara Krodikali Feasts Offering sebuah tradisi persembahan suci dan perjamuan bersama dalam mazhab Buddha Tantrayana yang dipusatkan di Taman Aksobhya, kawasan Borobudur.
Memasuki waktu senja, kekhidmatan bergeser ke bantaran Sungai Progo dan Candi Pawon.
Umat Buddha melaksanakan prosesi Larung Pelita Purnama Siddhi, menghanyutkan lampion air sebagai simbol penyebaran kedamaian dan penerangan ke penjuru dunia.
Di area hilir, khususnya Taman Lumbini dan Lapangan Marga Utama, panitia pelaksana telah merampungkan pendirian altar utama yang dihiasi ribuan bunga teratai. Lokasi ini nantinya akan menjadi titik pusat pelepasan ribuan lampion ke udara pada malam puncak Waisak 31 Mei 2026.










