TVRINews, Jakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut diserahkan langsung oleh Anggota I BPK sekaligus Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK, Nyoman Adhi Suryadnyana, kepada Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, di Auditorium Lantai 2 Gedung Tower BPK RI, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Predikat WTP diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan BPK terhadap pengelolaan dan penyajian laporan keuangan BMKG sepanjang Tahun Anggaran 2025.
Selain mempertahankan opini WTP, BMKG juga mencatat kinerja yang melampaui target pembangunan nasional. Berdasarkan Laporan Kinerja Pemerintah Pusat Tahun 2025, capaian BMKG terhadap target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) mencapai rata-rata 101,28 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Nyoman menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga atas kerja sama selama proses pemeriksaan. Ia menegaskan bahwa audit laporan keuangan menjadi instrumen penting untuk memastikan pengelolaan keuangan negara dilakukan secara akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Sebagian besar entitas berhasil memperoleh penghargaan ataupun pengakuan atas kualitas tata kelola, keterbukaan informasi, pelayanan publik, maupun pengelolaan aset negara," kata Nyoman dalam keterangan yang diterima tvrinews, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia juga menyoroti berbagai pencapaian kementerian dan lembaga di tingkat nasional maupun internasional. Dalam bidang keterbukaan informasi publik, BMKG termasuk instansi yang memperoleh predikat Badan Publik Informatif.
Menurut BPK, BMKG juga terus memperkuat layanan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika sebagai bagian dari kontribusinya dalam mendukung pembangunan nasional dan keselamatan masyarakat.
BPK menegaskan opini Wajar Tanpa Pengecualian bukan merupakan tujuan akhir, melainkan menjadi landasan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
BMKG menyatakan capaian tersebut mencerminkan efektivitas pelaksanaan program dalam mendukung prioritas pembangunan nasional melalui penyediaan layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang andal. Informasi yang dihasilkan BMKG dimanfaatkan untuk mendukung keselamatan transportasi, pengurangan risiko bencana, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, serta berbagai sektor strategis lainnya.
Melalui raihan opini WTP ini, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan memperkuat akuntabilitas organisasi guna menghadirkan layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang semakin andal bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.









