TVRINews, Jakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu, 19 Agustus 2026.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, luapan sungai, dan longsor.
Pada level Waspada, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.
Sementara itu, Sumatera Utara masuk dalam level Siaga, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Adapun untuk level Awas, yakni potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem, BMKG mencatat tidak ada wilayah yang masuk kategori tersebut.
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang di sejumlah daerah, meliputi Aceh, Gorontalo, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
Untuk wilayah dengan status Waspada, dampak yang mungkin terjadi antara lain genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Pada level Siaga, dampaknya dapat berupa banjir, banjir bandang, dan longsor yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga infrastruktur.
Sementara level Awas berpotensi
menimbulkan bencana hidrometeorologi yang meluas, seperti banjir, banjir bandang, dan longsor. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terhentinya layanan publik, kerusakan signifikan pada infrastruktur, serta membahayakan keselamatan masyarakat.
Khusus wilayah Jabodetabek, BMKG mencatat sejumlah daerah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat hari ini, yakni Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang.
“Peringatan dini angin kencang serta hujan lebat hingga ekstrem nihil,” tulis BMKG melalui akun resminya, Rabu, 19 Agustus 2026.










