TVRINews, Kulon Progo
Prestasi membanggakan ditorehkan SD Negeri 2 Sentolo dalam ajang Kulon Progo Soundsport Competition (KSC) #4 2026. Sekolah dasar tersebut berhasil meraih juara pertama di empat kategori sekaligus dalam kompetisi drumband dan marching band yang digelar di Taman Budaya Kulon Progo, Senin 28 September 2026.
Empat kategori yang berhasil dimenangkan SD Negeri 2 Sentolo yakni Music Performance, Overall Impression, Visual Performance, serta Junior Class Pemula Display.
Capaian tersebut menjadi perhatian karena SD Negeri 2 Sentolo tampil di kelas pemula, namun mampu memperoleh penilaian terbaik pada sejumlah aspek utama dalam kompetisi.
KSC merupakan wadah kompetisi drumband dan marching band yang mempertemukan peserta dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kulon Progo, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Dalam penampilannya, SD Negeri 2 Sentolo mengangkat tema jathilan, kesenian tradisional yang lekat dengan budaya masyarakat Kulon Progo. Tema tersebut kemudian dipadukan dengan konsep pertunjukan marching band dan dikemas melalui lagu Jaranan Obong.

Sebanyak 74 siswa terlibat dalam penampilan tersebut. Mereka terdiri atas pemain mayoret, belira, pianika, tenor, pemain perkusi, hingga pemegang panji dan pemeran anoman. Persiapan dilakukan sejak dini hari. Para siswa mulai mempersiapkan diri sekitar pukul 02.30 WIB sebelum akhirnya tampil di hadapan dewan juri sekitar pukul 10.40 WIB.
Persiapan tidak hanya dilakukan oleh para siswa. Dukungan orang tua, guru, pengurus paguyuban orang tua, serta berbagai pihak di lingkungan sekolah turut menjadi bagian penting dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Ketua panitia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kekompakan siswa dan dukungan berbagai pihak. Menurutnya, semangat para siswa untuk memberikan penampilan terbaik menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kompetisi.
"Awalnya kami pesimis karena ada sebuah aplikasi yang berbayar. Aplikasi tersebut mengesankan adanya sebuah kecurangan sebelum perang, tapi doa dan semangat terus kami tanamkan agar tetap memberikan penampilan terbaik dengan hasil apa pun," demikian keterangan panitia.
Selain kemampuan musikal, penilaian dalam kompetisi juga mencakup aspek visual dan kesan keseluruhan penampilan. Karena itu, siswa dituntut mampu menjaga kekompakan gerakan, musik, formasi, serta konsep pertunjukan.
Keberhasilan meraih empat juara pertama sekaligus menjadi pencapaian tersendiri bagi SD Negeri 2 Sentolo. Terlebih, konsep pertunjukan yang dibawakan tidak hanya menampilkan kemampuan marching band, tetapi juga membawa unsur budaya lokal melalui tema jathilan.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengenalan dan pengembangan seni tradisional dapat dikemas melalui berbagai bentuk pertunjukan kreatif yang dekat dengan generasi muda. Dukungan orang tua dan guru juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan tersebut. Mereka tidak hanya mendampingi proses latihan, tetapi ikut memberikan dukungan hingga hari perlombaan.
Bagi para siswa, kemenangan di KSC #4 2026 menjadi hasil dari proses panjang yang mereka jalani bersama. Kekompakan tim, disiplin latihan, dukungan keluarga, serta keberanian tampil menjadi bagian dari pengalaman yang mereka dapatkan melalui kompetisi tersebut.










