Koarmada I menyampaikan penjelasan resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait wafatnya prajurit TNI AL, Ghofirul Kasyfi. Berdasarkan hasil Visum et Repertum dari RSAL dr. Mintohardjo, tim medis menyimpulkan bahwa penyebab kematian adalah gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul.
Kadispen Koarmada I, Ary Mahayasa, juga menjelaskan bahwa kondisi lebam yang sempat terlihat pada jenazah merupakan livor mortis (lebam mayat) yang terjadi secara alami pascakematian, bukan akibat penganiayaan. Pihak keluarga pun telah secara resmi menolak tindakan otopsi melalui surat pernyataan.
Mari kita merujuk pada informasi resmi dan mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.










