TVRINews, Nganjuk
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis di KDKMP Nglawak, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Langkah ini menandai babak baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa di Indonesia. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran prosesi peresmian ini, yang disebutnya sebagai tonggak penting bagi ekosistem ekonomi Kerakyatan
"Ini adalah awal permulaan. Saat ini sudah ada hampir 9.200 unit yang pembangunannya selesai 100 persen, namun atas arahan Bapak Presiden, tahap pertama diresmikan 1.061 unit untuk wilayah Jatim dan Jateng," ujar Ferry dalam keterangan pers, Minggu, 17 Mei 2026.
Target 20.000 Unit pada Agustus 2026
Menkop menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan KDKMP ke seluruh pelosok tanah air. Menkop Ferry mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan target besar untuk tahap berikutnya.
"Nanti di bulan Agustus (2026), Bapak Presiden menyampaikan akan meresmikan lagi 20.000 KDKMP. Kami akan berusaha maksimal agar realisasinya melampaui target tersebut," tegas Ferry.
Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Koperasi ini nantinya akan berfungsi sebagai offtaker atau penyerap produk-produk lokal, mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kerajinan dan kuliner.
Selain menyerap hasil produksi, KDKMP juga berperan sebagai penyalur bahan pokok (sembako) serta barang-barang bersubsidi bagi warga desa.
Inovasi Bangunan Vertikal untuk Lahan Terbatas
Menanggapi kendala ketersediaan lahan di beberapa wilayah yang kurang dari 1.000 meter persegi, pemerintah menyiapkan solusi desain bangunan vertikal. Inovasi ini memungkinkan pembangunan gerai dan gudang tetap berjalan meski di lahan sempit, terutama di wilayah kelurahan yang padat penduduk.
"Kami sedang mempertimbangkan penugasan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara untuk lokasi tanah yang kurang dari seribu meter, dengan konsep pembangunan secara vertikal," tambah Ferry.
Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan kesiapannya menjalankan tugas pembangunan infrastruktur tersebut. Ia optimis target total 30.000 unit KDKMP secara nasional dapat tercapai tepat waktu.
"Berkat dukungan kementerian dan lembaga terkait, kami yakin rencana besar ini akan mempermudah kita dalam mewujudkan ketahanan ekonomi masyarakat melalui koperasi," tutup Joao.
Dengan beroperasinya ribuan koperasi ini, pemerintah berharap rantai distribusi pangan dan kebutuhan pokok di tingkat desa menjadi lebih efisien, sekaligus memberikan nilai tambah langsung bagi para petani dan pelaku UMKM di daerah.










