TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengaku terkejut usai mendapat kejutan berupa buku tentang perjalanan kepemimpinannya yang ditulis oleh para tokoh muda Indonesia. AHY menyatakan sama sekali tidak mengetahui proses penyusunan buku tersebut hingga diluncurkan secara resmi di Jakarta.
Buku berjudul “Kepemimpinan AHY dalam Beragam Sudut Pandang Tokoh Muda Indonesia” tersebut disunting oleh Dr. Herzaky Mahendra Putra dan Mohammad Jibriel Avessina. Karya ini merangkum pemikiran serta pandangan kritis dari 27 akademisi, praktisi, dan aktivis muda sebagai refleksi bersama dalam meretas masa depan kepemimpinan di tengah dinamika dan distraksi zaman.
Dalam peluncuran tersebut, perjalanan karier AHY dijadikan sebagai studi kasus tentang bagaimana nilai, keberanian bertransformasi, dan ketajaman visi diuji saat berhadapan dengan kompleksitas realitas bangsa. Buku ini diharapkan menjadi bacaan penting bagi generasi muda bahwa masa depan Indonesia dibentuk oleh keteguhan nilai dan kerja nyata, bukan sekadar kepopuleran sesaat.
Dalam keterangannya, AHY menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas inisiatif pembuatan buku yang dihadiahkan khusus dalam rangka ulang tahunnya tersebut.

"Saya sendiri tidak tahu bahwa buku ini disusun dan ditulis, sejak kapan pun saya tidak mengetahuinya. Ternyata ini sebagai sebuah surprise dalam rangka ulang tahun saya, dan saya ucapkan terima kasih," ujar AHY.
Ia juga menyambut positif semangat para penulis muda yang tetap merawat budaya menulis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan maraknya isu disinformasi.
"Di tengah era yang penuh informasi, misinformasi, disinformasi, hingga penggunaan artificial intelligence, sungguh mencerahkan ketika masih hadir para penulis yang memiliki passion memperhatikan sosok saya dari jauh, lalu menuliskan hal yang baik untuk dibaca audiens lebih luas," tuturnya.
Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya peran kepemimpinan yang universal di berbagai bidang, mulai dari militer, politik, hingga pemerintahan. Ia turut merefleksikan perjalanan usai dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas di kabinet.
"Dari dulu mengabdi di militer, kemudian bertransformasi ke dalam dunia politik dan kemasyarakatan, hingga hari ini alhamdulillah mendapatkan amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk membantu sebagai Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Tugas dan tanggung jawab ini kompleks serta membutuhkan sinergi dan kolaborasi," jelasnya.
AHY berharap tulisan dan rekam jejaknya yang dituangkan dalam buku tersebut dapat memberikan dampak positif serta manfaat bagi masyarakat luas.
"Saya bersyukur pengalaman yang telah saya lewati bisa dituliskan dan disampaikan kepada yang lain. Mudah-mudahan ini bukan sesuatu yang dibuat-buat, melainkan hasil observasi yang genuin dan original, serta membawa manfaat bagi siapa pun yang membacanya," pungkas AHY.










