TVRINews, Jakarta
KAI Commuter mulai menguji coba sistem pemurni udara berteknologi nanoe X di dalam kabin Commuter Line sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan bagi penumpang. Inovasi ini juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek lingkungan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, teknologi tersebut dirancang untuk menjaga kualitas udara di dalam kereta dengan menyaring berbagai partikel yang berpotensi mengganggu kesehatan penumpang.
Menurutnya, alat pemurni udara nanoe X mampu menghambat pertumbuhan jamur, serbuk sari, bakteri, virus, serta berbagai partikel udara yang tidak kasat mata sehingga udara di dalam kabin tetap bersih selama perjalanan.
“Selain efektif membunuh bakteri dan virus di dalam kabin penumpang, alat pemurni udara ini juga mampu menghilangkan bau tidak sedap yang menempel pada interior kereta, teknologi ini dipastikan sangat baik untuk mendukung kesehatan seluruh pengguna Commuter Line,”ujar Karina dalam keterangan yang diterima tvrinews, Minggu, 12 Juli 2026.
Karina menjelaskan, pada tahap awal pemasangan alat tersebut masih dilakukan dalam bentuk uji coba pada satu rangkaian Commuter Line. Perangkat dipasang di rangkaian KRL JR205 (SF12) yang melayani lintas Bogor.
Selama masa uji coba, KAI Commuter akan memantau efektivitas serta kinerja perangkat sebelum diterapkan secara lebih luas pada rangkaian lainnya.
“Saat ini kami tengah melakukan uji coba pemasangan pada satu rangkaian Commuter Line untuk memantau efektivitas dan kinerjanya secara langsung di lapangan. KAI Commuter berencana untuk memperluas fasilitas ini dengan memasang alat ini di seluruh rangkaian Commuter Line lainnya,” tambahnya.
Perangkat nanoe X yang digunakan memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya tidak memerlukan perawatan rutin karena menggunakan metode pelepasan mandiri sehingga lebih tahan lama. Teknologi tersebut juga memiliki daya tahan hingga sekitar enam kali lebih lama dibandingkan ion udara biasa, sehingga mampu menyebarkan udara bersih secara lebih merata ke seluruh kabin kereta.
Teknologi nanoe X telah digunakan secara luas pada layanan kereta komuter modern di Jepang dan telah melalui berbagai pengujian untuk mendukung kualitas udara di dalam sarana transportasi publik.
Melalui inovasi tersebut, KAI Commuter berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mendukung kesehatan para pengguna Commuter Line.
“Melalui inovasi peningkatan layanan ini, KAI Commuter berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih segar, sehat, dan bebas dari rasa khawatir bagi seluruh pelanggan setia Commuter Line,”pungkasnya.










