TVRINews, Nusa Tenggara Timur
Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menyalurkan bantuan logistik pangan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores dan wilayah sekitarnya. Bantuan diberikan secara bertahap sebagai bentuk kepedulian BULOG sekaligus upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat bencana.
Sejak Minggu, 16 Agustus 2026, BULOG Kanwil NTT telah menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sejumlah kabupaten yang terdampak gempa.
Bantuan tersebut selanjutnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum dan posko pengungsian bagi masyarakat yang terdampak.
Pada Senin, 17 Agustus 2026, BULOG kembali menambah dukungan dengan menyiapkan 10 ton beras logistik kebencanaandi Bandara El Tari dan Pelabuhan Tenau, Kupang.
Pengiriman bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah titik posko bencana di Pulau Flores.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim Kanam, menyampaikan simpati dan empatinya kepada masyarakat Flores yang terdampak bencana. Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu prioritas BULOG dalam kondisi darurat.
“Penyaluran bantuan logistik ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah melalui Perum BULOG bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Pulau Flores. Kami ingin memberikan kepastian dan ketenangan kepada masyarakat bahwa stok pangan di gudang-gudang BULOG saat ini sangat cukup, aman, dan siap disalurkan kapan saja untuk memenuhi seluruh kebutuhan korban bencana,”kata Arrahim dalam keterangan yang diterima tvrinews, Senin, 17 Agustus 2026.
Untuk mempercepat distribusi dan memastikan bantuan diterima masyarakat yang membutuhkan, BULOG juga meningkatkan koordinasi dengan sejumlah instansi di wilayah terdampak.
Koordinasi dilakukan bersama Komando Distrik Militer (Kodim), BPBD, dan Kepolisian Resor (Polres), termasuk untuk mendukung pengiriman bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau akibat dampak gempa.
BULOG menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak selama masa tanggap darurat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak sekaligus mempertahankan ketahanan pangan di NTT.










